Pergerakan Positif Pembangunan Bangka Belitung

Mining to tourism, arah pembangunan Bangka Belitung

KBRN, PANGKALPINANG : Pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2021 ini terus dalam pergerakan positif.

Beberapa indikator menunjukkan hal tersebut, seperti pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang berada di peringkat 5 (lima) secara nasional.

Selain itu, garis kemiskinan yang merupakan representasi dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimum makanan yang setara dengan 2.100 kilokalori per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan, Bangka Belitung bahkan tertinggi di Indonesia

Angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekarang pada angka 4,02 yang merupakan nomor 4 (empat) terendah di Indonesia.

Hal itu diutarakan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, kepada RRI.co.id, di Pangkalpinang.

“Beberapa hal berkenaan dengan data, Bangka Belitung dalam perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi kita nomor 5 nasional, dan garis kemiskinan kita tertinggi di Indonesia yang artinya ketika posisi orang Bangka Belitung tinggal di Pulau Jawa tidak masuk kategori miskin, nah terus angka kemiskinan sekarang tinggal 4,02 dan nomor 4 terendah se-Indonesia setelah Bali, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur,” kata Erzaldi, kepada RRI.co.id, Rabu (1/12/2021).

Meski begitu, Erzaldi mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Kabupaten/Kota untuk terus meningkatkan kinerja.

Tantangan di masa depan menurutnya justru akan kian berat, seperti sektor pertanian yang disebutnya dihadapkan pada situasi tingginya harga pupuk.

Belum lagi sektor pariwisata notabene menjadi fokus atau arah pembangunan Bangka Belitung saat ini, yang harus diakui mengalami kontraksi demikian parah selama pandemi COVID-19, menanti sentuhan untuk segera dibangkitkan.

“Fokus pengembangan kita tetap pariwisata, mining to tourism. Dan tentu kebijakan di sektor pariwisata itu turunannya banyak, ada pertanian, perikanan, UMKM, dan lain sebagainya, kita jangan terlena karena masih banyak tantangan juga yang harus kita hadapi dari hari ke hari,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar