Dari Bukit Penyabong Pelangas, Fordas Babel Optimis Lahirkan Relawan Lingkungan

Ist

KBRN, Muntok: Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sukses menggelar kegiatan Jambore Lingkungan-2 Tahun 2021 di Bukit Penyabong Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, 21-23 Oktober 2021, yang mengangkat tema” Relawan Lingkungan Cerdas, Berbudaya dan Bermartabat”  diikuti sebanyak 375 peserta tergabung dalam 56 regu, berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa dan aktivis pemuda/ pemudi pecinta alam  dari lintas organisasi se Provinsi Bangka Belitung.

Jambore Lingkungan-2 Tahun 2021 di Bukit Penyabing Desa Pelangas ini dibuka secara resmi oleh Sekda Bangka Barat, Muhammad Soleh didampingi Ketua Fordas Babel, Fadillah Sabri, serta Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pelangas  aktivis lintas pecinta alam se Babel, dan lainnya.

Sekda Bangka Barat, Muhammad Soleh dalam sambutannya menyebut, seluruh elemen masyarakat  harus memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga dan memelihara keseimbangan alam  dan lingkungan sebagai tanda mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Sehingga kelestarian bumi  ini akan tergantung kepada bagaimana manusia menatanya.  “Allah SWT Sang Pencipta Bumi dan Langit  beserta segala isinya, sesungguhnya memang telah memberikan kepada amanah kepada manusia sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi ini untuk tidak mengabaikan apalagi membiarkan kerusakan lingkungan terus berlanjut. Karena sekali lagi menjaga ekosistem lingkungan, hukumnya adalah wajib," kata Soleh.

Soleh optimis, melalui Jambore Lingkungan ini akan dapat terus lahir para generasi penerus yang mampu menjadi pelindung, penjaga ekosistem keseimbangan alam, sehingga alam di Bangka Belitung tetap lestari dan menjadi warisan bagi generasi yang akan datang.

Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Bangka Belitung, Fadillah Sabri yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah  (Unmuh) Bangka Belitung, juga optimis dari Bukit Penyabong Desa Pelanggas ini akan kembali lahir  375 relawan Lingkungan yang siap dan mampu menjadi  relawan lingkungan yang cerdas, berbudaya dan bermartabat, punya kepedulian tinggi dalam berbagai bentuk kreasi dan upaya pelestarian lingkungan khususnya di Provinsi Bangka Belitung.

Ia berharap 375 peserta Jambore Lingkungan ini juga  mampu menjadi generasi yang berani berbuat dan bergerak sebagai aktivis lingkungan yang siap menyatakan kepada dunia bahwa masih ada generasi yang mampu memberikan andil nyata sebagai bentuk sayang dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah kerusakan lingkungan, DAS, hutan, laut dan sebagainya yang mengalami kerusakan masif . “Saya yakin jika kita semua bersatu dan memiliki kesadaran yang besar, maka kita akan mampu melawan kerusakan lingkungan. Dan kita tidak akan sendirian untuk menggetarkan dunia, berjibaku menyelamatkan  kelestarian alam ini dari kepunahan,”ujar Fadilah.

Jambore Fordas Babel  Lingkungan -2  tahun 2021 ini akan disemarakkan dengan kegiatan pameran peserta Jambore yang diikuti oleh seluruh peserta jambore, pihak-pihak di luar peserta Fordas maupun mitra Fordas, lomba jelajah alam, lomba debat lingkungan, lomba inovasi pengelolaan sampah dan pemilihan duta lingkungan hidup. 

Sementara itu, Kades Pelangas, Welly Wahyudi didampingi  Wakil ketua Pokdarwis PEGAWI Desa Pelangas, Rahman dan Tokoh Adat Suku Jeiring Pelangas, Mang Janum juga mengaku mengapresiasi atas terselenggarannya kegiatan Jambore Lingkungan Fordas Babel tahun 2021 ini.

Ia juga menjelaskan bahwa, Bukit Penyabong merupakan hutan adat yang telah dijaga dan dirawat dengan baik oleh warga Desa Pelanggas dari generasi ke generasi sejak ratusan tahun silam, juga dikelola bersama tokoh adat Jeiring yang memang merupakan masyarakat suku asli Pelangas, pemdes dan Pokdarwis Pelangas menjadi kawasan wisata edukatif geosite dan tetap mempertahankan budaya kearifan lokal. "Melalui Jambore Lingkungan ini akan semakin mampu menumbuhkan motivasi, kesadaran yang lebih besar kepada khususnya generasi muda untuk menjadi relawan lingkungan yang cerdas, berbudaya dan bermartabat yang mampu berbuat dengan sesungguhnya demi menjaga keseimbangan ekosistem alam ini," katanya.(*/db).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00