Sekda Babel : OPD Segera Usulkan Pencairan Gaji 13

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto.

KBRN, Pangkalpinang : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mengusulkan pencairan gaji 13 sesuai waktu yang telah ditetapkan, yakni 1 Juli 2022.

"Semua OPD harus segera mengusulkan kepada Bakuda, agar tidak ada keterlambatan pencairan gaji 13 ini dan gunakan gaji 13 ini sesuai tujuannya untuk kebutuhan Anak-anak sekolah," kata Naziarto kepada rri.co.id di Pangkalpinang, Rabu (29/6/2022).

Terlebih menghadapi Lebaran Idul Adha ini, menurut Naziarto, gaji 13 ini untuk menunjang para Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Iya ini menunjang kebutuhan mereka, maka saya minta dipercepat, itu tergantung unit instansi masing-masing," ujarnya.

Dia juga menghimbau, ASN agar menggunakan gaji 13 sesuai peruntukannya bukan untuk kebutuhan konsumtif, karena tujuan pemerintah mencairkan gaji 13 ini untuk memenuhi kebutuhan anak sekolah.

"Jangan gunakan gaji 13 untuk kebutuhan konsumtif, pembelian HP atau hanya untuk sekedar ngopi terus. Harus digunakan sesuai kebutuhan," pesannya

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Babel, M.Haris mengatakan, semua OPD dapat mengajukan usulan pencairan gaji 13. Jika berkasnya sudah masuk dan lengkap maka akan segera dicairkan oleh Bakuda Babel, karena anggarannya sudah disiapkan.

"Tanggal 1 besok usulan dari OPD sudah bisa masuk ke Bakuda dan langsung kita proses sesuai SOP nya satu jam dalam satu hari sudah dicairkan. Selain ASN, PPPK, anggota dan pimpinan DPRD juga menerima gaji 13 ini yang besarannya juga sama dengan gaji 14, yakni 1 bulan gaji beserta tunjangan dan 50 persen TPP," ungkap Haris.

Sama halnya dengan pembayaran THR atau gaji 14 dan TPP 50 persen, gaji 13 dan TPP 50 persen menelan anggaran sebesar Rp 39 miliar terdiri dari Rp 25 miliar untuk gaji 13 dan Rp 14 miliar untuk TPP 50 persen bersumber dari DAU dan APBD 2022. (DN/WS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar