Perusahaan Sawit di Bangka Beli TBS Petani Harga Bervariasi

KBRN, Sungailiat : Harga Tandan Buah Segar ( TBS ) Kelapa Sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami  tren penurunan drastis. Dari data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Untuk Bulan Juni di tingkat Pabrik Sawit paling rendah di harga 960 rupiah/kilogram.

Disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Syarly Nopriansyah, Sabtu ( 24/6/2022 ) di Sungailiat. Dikatakannya pihaknya telah melakukan koordinasi  dan komunikasi dengan semua pengusaha kelapa sawit di kabupaten Bangka dapat menampung semua hasil panen sawit petani sekalipun harga sawit kian menurun, sementara untuk penetapan harga sawit diputuskan secara bersama yang dilakukan dalam bentuk rakor harga sawit yang dilakukan setiap awal bulan.

“TBS TBS ini bisa mereka tampung, komunikasi ini kami bangun terus menerus bersama pengusaha dan petani sawit sehingga apabila ada keluhan kami update perkembangan harga, kami umumkan ke masyarakat, penentuan harga sawit diawal bulan, dan sudah jadi agenda rutin rakor harga provinsi, harga acuan dari mitra ataupun program pemerintah yang diikat di pabrik kelapa sawit persatu bulan” ujarnya.

Ditambahkannya, murahnya pengepul sawit membeli TBS ke petani, menyesuaikan Peraturan Menteri Pertanian No 1 Tahun 2018, dari salah satu pasalnya menjelaskan perusahaan kelapa sawit ( PKS ) tidak bisa membeli secara langsung kepada petani secara perorangan, namun harus melalui mitra.

Berdasarkan harga TBS Petani Mandiri di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit di Kabupaten Bangka berlaku mulai pekan ini, masing masing pabrik kelapa sawit menetapkan harga bervariasi, diantaranya PT GML mematok harga 1000 rupiah perkilogram, PT MAS Labu dan PT MAS kapuk menetapkan harga sama  1.020 rupiah perkilogram, PT PMM Simbel seharga 1.230 rupiah perkilogram, PT FAL seharga 960 rupiah perkilogram dan PT Putra Bangka Mandiri ( PBM ) seharga 1.100 rupiah perkilogram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar