Pemprov Babel Fasilitasi Pemberangkatan CJH

Koordinator Bina Mental dan Spritual Biro Kesra Setda Pemprov Babel, Sofyan.

KBRN, Pangkalpinang : Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) akan memfasilitasi pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Babel dari Pangkalpinang ke Palembang.

Koordinator Bina Mental Spiritual Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemprov Babel, Sofyan mengatakan, fasilitasi tersebut yakni Pemprov akan membiayai perjalanan dari Embarkasi Haji Antara Babel ke Embarkasi Palembang, sehingga tidak ada pembebanan kepada CJH.

Hal ini kata Sofyan, sesuai Undang-undang Kementerian Agama Nomor 8 tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Haji dan Umroh.

"Jadi untuk menerbang itu kita menyampaikan surat penawaran ke beberapa maskapai yang melayani rute kita Pangkalpinang-Palembang. Proses diLayanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pengadaan," kata Sofyan kepada rri.co.id di Kantor Gubernur Babel, Jumat (27/5/2022).

Dia menjelaskan, jumlah CJH asal Babel sebanyak 486 orang, pemberangkatan dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang menuju Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Pemberangkatan akan berlangsung dua hari yakni hari pertama dua penerbangan, dan hari ke dua ada dua penerbangan.

"Tahun ini kita menjadi Embarkasi Antara, Embarkasi Antara ini semua proses living cost, cek kesehatan terakhir,  pembagian gelang identitas dan pembagian paspor visa dilakukan di sini. Di Palembang datang  pindah pesawat kemudian berangkat ke Arab Saudi," jelasnya.

Keberangkatan ini lanjut dia, akan dimulai 27 Juni mendatang. Pemprov menganggarkan ini secara penuh keberangkatan ke Embarkasi Palembang tersebut.

"Ini tiap tahun dilakukan, adanya pemerintah untuk membantu masyarakat," pungkasnya.

Sementara, Pokja Pemilihan Belanja Sewa Pesawat Terbang Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Pemprov Babel, Ismir menerangkan, proses tender sewa pesawat terbang itu sudah masuk tahapan pemenang dan pengumuman.

"Hanya satu yang nawarin yaitu Garuda, ketika kami klarifikasi harga masuk, persyaratan memenuhi, hari ini kami umumkan, paling tahapan menunggu 5 hari lagi, karena tetap masa sanggah ini. Masa sanggah ini secara perusahaan gak ada yang menyanggah, mungkin masyarakat memberikan masukan boleh," jelas Ismir.

Dia menambahkan, Pemprov Babel menganggarkan sebesar Rp5 miliar. Mengacu kontrak terakhir di tahun 2019.

"Perencanaan direncanakan tahun lalu, mungkin sisa anggaran balik ke Silpa negara atau revisi nanti untuk pekerjaan apa," katanya. (DE/BS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar