Harga TBS Sawit di Babel Paling Rendah Rp.3 ribu, Herman: Saya Rasa itu Bagus

TBS Kelapa Sawit (dok RRI)

KBRN, Pangkalpinang : Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sedang menyusun Surat Edaran (SE) Gubernur yang ditujukan kepada bupati walikota, Tentang Penetapan Pembelian Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit.

SE tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun, sebagai dasar mekanisme penetapan harga pembelian TBS produksi pekebun.

Diketahui SE Gubernur tersebut tentang penetapan pembelian harga TBS berdasarkan umur sawit. Dalam SE itu harga TBS kelapa sawit paling rendah salah Rp.3 ribu per-kilogram.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Babel, Herman Suhadi menilai harga tersebut sudah bagus.

Menurut Herman, Pemprov menetapkan harga TBS kelapa sawit ini sudah berdasarkan pemikiran yang matang, meski sejauh ini pihaknya belum dilibatkan.

"Itu kan paling rendah itu kan bagus saya yakin kalo paling rendah Rp.3 ribu. Perhitungan seperti itu tentunya sudah didasarkan oleh kawan-kawan di Pemprov, walaupun kami di dewan belum dilibatkan sampai dengan hari ini," kata Herman kepada rri.co.id Kamis (26/5/2022).

Dia menerangkan, persoalan harga sawit ini pihaknya berharap harga menguntungkan bagi masyarakat khususnya petani.

Politisi PDI-P ini menegaskan, pabrik juga harus mengikuti apa yang disarankan oleh Pemprov Babel selama tidak merugikan pabrik.

"Kalo pabrik rugi ya siapa yang mau beli nanti, jadi kita yakin Pemprov Babel mencari solusi yang terbaik petani untung, pabrik untung, negara untung," pungkasnya. (DE -  NV))

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar