Harga TBS Kelapa Sawit Paling Rendah 3 Ribu Rupiah

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Edi Rumdhoni.

KBRN, Pangkalpinang : Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah menyusun Surat Edaran (SE) Gubernur yang ditujukan kepada Bupati Walikota tentang penetapan pembelian harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Babel, Edi Rumdhoni mengatakan, surat edaran tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun, sebagai dasar mekanisme penetapan harga pembelian TBS produksi pekebun.

"Isinya inti tentang penetapan pembelian harga TBS berdasarkan umur sawit itu, saya gak hafal ya. Tapi kemarin sudah kita publis umur sekian harga sekian, paling rendah kalo gak salah Rp.3 ribu per-kilogram," kata Edi kepada RRI, Rabu (25/5/2022).

Menurut Edi, harga yang telah ditetapkan itu adalah yang harus dibeli oleh pabrik kelapa sawit kepada para petani.

"Iya itu dibeli oleh pabrik kepada petani, dan sudah kesepakatan. Kesepakatan itu tidak sepihak karena itu sudah melalui forum yang kita selenggarakan dari dulu," jelasnya.

Dia juga menerangkan, setelah surat edaran itu dilayangkan, pabrik yang menjadi kewenangan Pemprov akan ditegur jika tidak menjalankan isi SE tersebut. Sementara untuk pabrik yang di bawah kewenangan kabupaten maka bupati untuk menegurnya.

"Pabrik yang menjadi kewenangan provinsi ada 5 satu di Belitung lima di Bangka kita akan tegur, tapi begitu yang lain bupati dinas kabupaten kota harus menegur jika masih tidak menjalankan SE itu. Karena gak ada alasan lagi untuk membeli tidak sesuai dengan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan," pungkasnya, (Deb-RD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar