Tingginya Kasus DBD di Bangka Barat, Satgas DBD Lakukan Langkah Cegah KLB DBD

Ilustrasi Gigitan Nyamuk menyebabkan DBD

KBRN, Pangkal Pinang : Pemerintah Kabupaten Bangka Barat membentuk Satgas DBD yang di Ketuai Kepala BPBD Bangka Barat untuk melakukan sejumlah langkah pencegahan dalam penanganan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue yang tergolong tinggi pada Januari 2022.

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Nursandy, Ketua Satgas Pencegahan DBD Kabupaten Bangka Barat, Senin (17/1/2022) di Muntok Bangka Barat . Dikatakannya sejak Oktober 2021 lalu terjadi peningkatan kasus DBD yang cukup signifikan di wilayah Bangka Barat.  dan hingga Januari 2022 sudah 44 kasus DBD terlaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Peningkatan cukup banyak berada di perkotaan, tepatnya di kecamatan  Muntok. beberapa langkah pencegahan dilakukan Satgas DBD Bangka Barat bersama dinas terkait guna penanganan pencegahan Kejadian Luar Biasa ( KLB ) DBD.

“Secara keseluruhan tahun 2021, Oktober ada 10 kasus, November 39 kasus, dan Desember ada 56 kasus, dan di awal Januari sampai hari ini ada 44 kasus. Kita coba menguatkan kembali implementasi Peraturan Daerah Kabupaten  Bangka Barat tahun 2015 tentang pengendalian vector. dalam Perda tercakup upaya mengedukasi masyarakat untuk pemberantasan sarang nyamuk, menerapkan 3M Plus dan membersihkan lingkungan sekitar dan PHBS” Ujarnya.

Selain itu dalam perda mengamanatkan adanya sanksi di rumah atau instansi  apabila  di temukan jentik nyamuk . Tim Satgas DBD juga akan menggodok penerapan sanksi  berupa teguran tertulis, sanksi denda bagi yang tidak mengindahkan teguran tertulis. Untuk daerah yang sebaran kasus terbanyak di kecamatan muntok, dilakukan penanganan PSN dan PHBS.  Fogging alternatif terakhir.

Langkah yang dilakukan satgas secara keseluruhan tetap mengedepankan usaha promosi preventif, sebelum ke upaya kuratif. dan juga ia menghimbau masyarakat dan sekolah,  RT dan RW ,  dan seluruh kecamatan, bergerak gotong royong dengan pemberantasan sarang nyamuk, memutus siklus penyebarannya, selain itu memutuskan  setiap rumah tangga memiliki juru pemantau jentik dan juru pemberantas jentik nyamuk  .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar