Wisata Saat PPKM Level 3 Nataru Wajib Peduli Lindungi

KBRN, Pangkalpinang : Pengunjung Destinasi Wisata saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) wajib mendownload Aplikasi Peduli Lindungi.

“Selain pembatasan 50 %, pengunjung juga wajib download aplikasi peduli lindungi ya, yang hijau boleh masuk di situ akan terlihat nanti ya keberadaan tamu atau pengunjung di objek wisatanya nanti”, kata Mikron Antariksa, Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada rri.co.id, Minggu (28/11/2021) di Pangkalpinang.

Mikron menambahkan peraturan wajib memiliki Aplikasi Peduli Lindungi juga harus dipatuhi oleh seluruh pengelola destinasi pariwisata semasa pemberlakuan PPKM Level 3 saat Nataru nanti.

“Setiap tempat wisata sebelum mendapatkan Barqot tentang peduli lindungi mereka mendaftarkan ke Kemenkominfo, nah di situ di tulis daya tampungnya sekian, nah saat nanti sudah menampung 50 % dia akan otomatis tidak dapat masuk lagi pengunjungnya”, ujarnya

Untuk itu Kepala BPBD Babel itu juga mengingatkan para pelaku pariwisata di Bangka Belitung yang belum mendaftar segera mendaftar usahanya ke Kemenkominfo jika berniat tetap membuka objek wisatanya saat pembelakuan PPKM Level 3 Nataru nanti.

“Pada prinsipnya mereka sudah tau ya seperti Disbudparpora dan Persatuan Hotel Restoran dan pelaku pariwisata itu sudah mengetahui apa yang dipersyaratlkan apabila akan membuka tempat wisatamnya dan disitu tentu saja harus sudah ada barqotnya,” imbuhnya.

Selain itu pada minggu ke tiga bulan Desember 2021, ditegaskan Mikron pihaknya akan melakukan monitoring dan kesejumlah objek wisata yang ada di Bangka Belitung untuk memastikan para pengelola pelaku pariwisata siap dengan persyaratan tersebut.

“Kami sebagai pelaksana akan memonitoring minggu ke dua desember kita akan lihat kesiapan objek wisata itu, kalau belum ada kami langsung akan mengurus langsung di tempat barqot peduli lindunngi,” tambahnya

Penggunaan aplikasi peduli lindungi sendiri menurut Mikron Antariksa untuk memudahkan pengawasan persyaratan berwisata baik bagi pelaku pariwisata maupun pengunjung saat pemberlakuan PPKM Level 3 Nataru.

“Kalau menggunakan serivikat vaksin itu kecenderungannya mungkin bisa di palsukan karena dalam bentuk kertas, nah kalau menggunakan aplikasi peduli lindungi itu otomatis akan terbaca nik nya, jadi kita melihatnya melalui peduli lindungi nanti,” pungkasnya (WS)

foto : ilustrasi/ istimewa

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar