Pemprov Babel Harap Kebijakan Fiskal dari Pusat Ditingkatkan

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman

KBRN, Pangkalpinang: Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengharapkan gelontoran kebijakan fiskal dari pemerintah pusat ke Babel untuk ditingkatkan.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, fiskal Babel saat ini masih kecil, namun fiskal akan bagus ketika cara penghitungan Dana Alokasi Umum (DAU) tidak sama dengan provinsi daratan lainnya.

Karena menurut dia, Babel sebagai daerah kepulauan indikator perhitungannya dengan jumlah penduduk, sementara jumlah penduduk yang sedikit, jika dihitung dari jumlah daratan, jumlah daratan yang sedikit.

"Jadi inilah yang dituntut oleh Pemprov (Babel) ada 9 provinsi untuk mendapatkan kualitas fiskal lebih baik lebih berbobot dan lebih banyak," kata Gubernur Erzaldi kepada rri.co.id belum lama ini.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini berharap, dengan adanya perubahan perhitungan nantinya oleh pemerintah pusat, fiskal Babel menjadi naik.

"Kita berharap fiskal kita tidak lagi selalu rendah ada naiklah ke menengah, tetapi bukan fiskal rendah kita tidak mandiri, kita menuju mandiri ini," harapnya.

Selain itu dijelaskannya, fiskal Babel saat ini yang rendah, namun pihaknya tidak memberlakukan fiskal yang rendah dengan kinerja yang kurang bagus.

Di samping itu, jika dari segi kinerja, Babel menuju daerah mandiri. Hal itu seiring dengan pelaksanaan keuangan yang efisien dan optimal di samping terus berupaya untuk mendapatkan penghasilan daerah yang besar.

"Penghasilan daerah yang besar dilakukan makanya upaya terhadap royalti dan pajak bumi bangunan (PBB) kepada pengusaha, selama itu tidak membuat berat mereka, saya rasa itu perlu kita lakukan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00