Pelonggaran Penerbangan di Babel, Bandara Depati Amir Ramai Penumpang

Suasana penerbangan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (21/10/2021).

KBRN, Pangkalpinang: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah melonggarkan syarat penerbangan di Babel. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Babel Nomor 550/0732/Dishub yang mulai berlaku efektif, Kamis (21/10/2021).

SE tersebut Tentang Pengendalian Transportasi Bagi Pelaku Perjalanan Domestik di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pelonggaran itu di antaranya dari dan ke Babel hanya dengan antigen, dengan syarat telah melakukan vaksinasi 2 kali, sementara jika baru 1 kali vaksinasi tetap Polymerase Chain Reaction (PCR)

Adanya pelonggaran itu pun, dalam pantauan RRI di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, adanya peningkatan calon penumpang dan pengguna jasa.

Salah seorang calon penumpang, Juwita Handayani mengatakan, dengan adanya persyaratan dibolehkan hanya antigen saja bagi yang telah divaksin Covid-19 dua kali, cukup membantu.

"Kebijakan yang ini belaku kemarin ya, tapi kita dari tanggal 9 Oktober sudah PCR, jadi ketika PCR besok nya baru dapat informasi, udah PCR ya udah gak apa-apa. Sangat membantu (hanya antigen), di sana kan (Jakarta) kita diminta keterangan PCR jadi kalo pun PCR, antigen tentu meringankan kita," jelas Juwita kepada rri.co.id di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (21/10/2021).

Juwita mengaku, selama ini keberatan dalam penerbangan yaitu harus PCR, sebab dengan biaya yang cukup tinggi, sehingga dengan hanya antigen saja cukup membantu.

"Keberangkatan sebenernya berat di PCR, selama ini karena PCR Lebih dari harga tiket, jadi hanya antigen saja bersyukurlah," ungkapnya hendak menuju Jakarta.

Sementara, General of Airport Operation and Service Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Erwin Adiyasa mengatakan, pihaknya menyesuaikan dengan peraturan yang terbit terkait persyaratan penerbangan.

Dia menjelaskan, menyikapi terbitnya suatu ketentuan, pihaknya akan melakukan pembaruan informasi dan menyiapkan langkah yang diperlukan, agar calon penumpang dan pengguna jasa dapat terlayani dengan baik.

"Untuk hari ini kita sudah menerapkan (tes antigen yang vaksin dua kali), namun terkait peraturan yang baru, penyesuaian akan dilakukan kami akan menyiapkan langkah yang diperlukan. sampai saat ini intens berkoordinasi dan menyiapkan hal yang dibutuhkan oleh mitra yang ada di bandara maupun segala informasi yang dibutuhkan oleh penumpang," jelas Erwin.

Selain itu, dijelaskannya, aktivitas penerbangan di Bandara Depati Amir kurun waktu bulan Oktober ini adanya peningkatan penumpang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00