Anggaran Koni Pangkalpinang Paling Minim Se - Babel

KBRN; Pangkalpinang : Ketua Bidang Organisasi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Pangkalpinang Framaoga menyesalkan minimnya perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap perkembangan olah raga dibawah naungan KONI.

“Jadi siang kemarin itu kita KONI Pangkalpinang itu mengadakan Raker yang dihadiri sekitar 30 Cabang Olah Raga. Nah salah satu pembahasan penting mengenai dana hibah Pemkot Pangkalpinang tahun 2022 ini hanya Rp. 500 juta,” kata Ketua Bidang Organisasi ISSI Pangkalpinang Framayoga kepada rri.co.id, Minggu (22/05/2022) di Pangkalpinang.

Ia menambahkan dengan angka tersebut dipastikan KONI pangkalpinang akan mengalami sejumlah hambatan baik untuk pembinaan para atlit maupun operasional.

“Dengan angka ini tentunya sangat kecil sekali bahkan cenderung tidak masuk akal, bayangkan uang Rp. 500 juta ini akan dipakai untuk operasional dan untuk membantu 30 an cabor yang ada, belum lagi kita harus mempersiapkan Pekan Olah Raga Provinsi,” ujarnya.

Porprov Babel sendiri akan dilaksanakan tahun 2023. Porprov tersebut merupakan gelaran kali ke VI dan direncakan berlangsung di Kabupaten Bangka Barat. Dipesta olah raga bergengsi se – Bangka Belitung ini ditegaskan Framayoga semua wilayah Kabupaten lainnya di Babel akan mempersiapkan dengan matang untuk meraih hasil yang terbaik. Untuk dapat meraih pencapaian yang terbaik itu tidak dapat lepas dari dukungan penganggaran yang maksimal.

“Tahun depan ada Porprov maka tahun ini seharusnya ada dana yang harus dialokasikan  untuk persiapan pembinaan Atlit. Nah inilah kawan – kawan cabor se Pangkalpinang minta KONI Pangkalpinang mendesak Pemkot Pangkalpinang menambah anggaran KONI di tahun ini,” tegasnya.

Framayoga juga menyebutkan dengan alokasi dana hibah Pemkot Pangkalpinang kepada KONI Pangkalpinang sebesar Rp 500 juta itu, sekaligus menjadikan Koni Pangkalpinang menjadi Koni dengan alokasi anggaran terkecil se Babel.

“Sebagai perbandingan dana hibah KONI Bangka Selatan tahun ini diangka 1,5 M, lalu Bangka Tengah 1,2 Milyar, Belitung timur itu 3,5 Milyar, Belitung 3 Milyar, dan Kabupaten Bangka 1, 2 Milyar, jadi sangat tidak sebanding sekali padahal Kota pangkalpinang ini seharusnya Barometer olah raga di Povinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tegasnya.

Pihaknya pesimis dalam ajang Proprov tahun ini dapat mencapai target yang ingin di wujudkan.

“Kawan – kawan cabor prismis bisa berbuat banyak, justru akan melahirkan persoalan baru misalnya eksodus atlit, bisa saja atlit Pangkalpinang ini pindah memperkuat Kabupaten lain, kemudian mengganggu waktu persiapan,harusnya paling lambat bulan depan sudah pemusatan latihan,” pungkasnya.

Sementara itu rri.co.id telah mencoba meminta konfirmasi prihal keluhan Pengurus Koni Pangkalpinang tersebut ke Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil via Whatsup, namun belum juga mendapatkan jawaban hingga berita ini diturunkan.

“Assalamualikum Pak Wali, Izin saya dari RRI, mau minta tanggapan Pak Wali tentang keluhan pengurus cabor terkait dana Hibah untuk KONI Pangkalpinang 500 juta yang disebut minim, jika berkenan kami hubungi via telpon,” isi pesan Whatsup rri.co.id kepada Walikota yang akrab disapa Molen itu, pada pukul 12.45 Wib, Minggu 22 Mei 2022. (WS - NV ).

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar