Panwas Distrik Kota Sorong Diingatkan Taat Asas Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sorong, Muhammad Nasir Sukunwatan

BRN, Sorong: Panitia Pengawas Pemilihan Umum Tingkat Distrik di Kota Sorong sebanyak 30 anggota telah dilantik. Mereka dituntut untuk melaksanakan tugas dalam rangka pengawasan pelaksanaan tahapan-tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2024 mendatang.

Ketua Bawaslu Kota Sorong, Muhammad Nasir Sukunwatan menilai, melihat masa pelaksanaan Pilkada Serentak dikhawatirkan malah menjadi ajang transaksi kekuasaan, maka anggota panwas distrik diingatkan untuk menaati asas pemilu dan tugas sebagai pengawas yang independen.

“Sekarang belum masuk tahapan kampanye. Namun ada oknum tertentu yang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon walikota sorong, maka panwas distrik lebih berhati- hati jangan sampai lupa akan tugas dan kewajiban, sehingga ikut karena ada janji-janji,” ujar Nasir, Sabtu (29/10/2022).

Kata dia, sebagai ujung tombak dalam proses pengawasan Pemilu di wilayah kerja masing-masing, Panwas Distrik terikat pada sumpah dan janji.

“Kita sekarang tegas, jika ada anggota panwas yang main-main kita langsung bertindak dengan memberhentikan petugas panwas distrik yang dinilai melanggar etika,” tegasnya.

Nasir menambahkan, bahwa pada pemilu 2019 lalu, Bawaslu Kota Sorong mendapatkan Bawaslu Award, sehingga anggota Panwas Distrik yang baru dilantik diharapkan tetap mempertahankan predikat tersebut.

“Saya berharap bagi anggota panwas ini agar bersama-sama saling membantu anatara anggota yang senior dan yang baru, sehingga penghargaan yang kita dapatkan 2019 lalu dapat kita pertahankan,” pungkasnya.