Masa Transisi, Omset Pedagang Kuliner di Sintang Belum Normal

KBRN, Sintang: Penerapan masa transisi tatanan kehidupan baru di kabupaten Sintang Kalimantan Barat yang mulai diberlakukan pada 6 Juli 2020, Sejumlah pedagang Kuliner mengakui omset belum kembali normal.

Salah satu pedagang kuliner di Kota Sintang Zulkifli mengatakan dengan diberlakukannya masa transisi tatanan kehidupan baru yang telah ditetapkan pemerintah Daerah dari 6 Juli hingga 5 Agustus 2020, para pembeli mulai tampak berkunjung, namun belum seperti sebelum ada pandemi covid-19.

“Ya…masih belum normal, namun mampu menutupi biaya modal sehari-hari, mudah-mudahan saat penerapan tatanan kehidupan baru, kondisi ekonomi kembali membaik,” Kata Zulkifli, Kamis (9/7/2020).

Menanggapi hal tersebut Kabid Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Sintang Jum’anudin mengatakan, upaya memulihkan kembali omset para pedagang terutama para pedagang Kuliner di kabupaten Sintang, Pihaknya memfasilitasi beberapa lokasi strategis yang mudah dikunjungi para pembeli.

“Para pedagang kuliner yang menempati bagian depan pasar tradisional dikenakan tarif enam ribu rupiah per hari,” Kata Jum’anudin.

Dikatakan Jum’anudin Disperindagkop dan UKM menata pedagang kuliner di setiap Pasar  tradisional di Sintang ditempatkan pada bagian depan dengan tujuan agar mudah terlihat oleh pembeli untuk memilih menu yang diinginkan. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00