Demi Keadilan, Seluruh Warga Desa Riguk Terima Bantuan

KBRN, Sintang: Masyarakat Desa Riguk Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang bertahan dengan mata pencarian sebagai petani karet meskipun harga karet per kilogramnya hanya empat ribu rupiah.

Kepala Desa Riguk Oriyanto mengatakan masyarakat di Desa ini mata pencarian mayoritas sebagai petani karet karena memang tidak ada penghasilan lain, untuk membeli satu kilogram gula  pasir dengan harga dua puluh dua ribu rupiah, mereka harus mengumpulkan karet lebih dari lima kilogram.

“Kita maklumi kondisi perekonomian saat ini karena ini dialami oleh seluruh orang”. Kata Oriyanto, Selasa (05/05/2020).

Dikatakan Oriyanto dengan adanya bantuan beras dari Provinsi Kalimantan Barat yang disalurkan kepada tiga puluh Kepala Keluarga di Desa Riguk sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah anjloknya perekonomian ini sedangkan masyarakat yang belum mendapatkan bantuan akan diprioritaskan untuk menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Kita bersyukur dengan adanya bantuan Pemerintah maka beban ekonomi tidak terlalu berat”. Tambah Oriyanto.

Kami kata Oriyanto telah mengajukan nama kepala Keluarga yang untuk selanjutnya mendapatkan bantuan dari Pemerintah, sedangkan bantuan sosial tunai sebanyak 24 orang warganya terdata selain dari bantuan penerima keluarga harapan (PKH), yang mendapatkan bantuan PKH sebanyak dua puluh orang sedangkan yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah sebanyak 112 kepala keluarga diberikan bantuan langsung tunai melalui dana Desa sebesar enam ratus ribu rupiah selama tiga bulan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00