Cegah Peredaran Narkoba, Kalapas Sintang Lakukan Sinergitas Antar Instansi

KBRN, Sintang: Dari 405 orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sintang 48 persen terpidana kasus narkoba.

Terkait hal tersebut Kepala Lapas Kelas II B Sintang Syech Walid mengatakan berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap Narkoba di Lapas Sintang salah satu langkah yang telah dilakukan dengan  menjalin sinergitas antar Instansi, mengunjungi Polda Kalimantan Barat  kunjungan ini  langsung disambut baik oleh Dir Res Narkoba Y Hernowo di ruang kerjanya.

“Saya sangat serius melakukan pemberantasan peredaran gelap Narkoba, maraknya peredaran gelap narkoba di dalam Lapas, tidak bisa dilepaskan dari keberadaan terpidana Bandar obat-obatan terlarang yang mendekam di dalamnya,”Kata Syech Walid, Jum’at (26/2/2021).

Dikatakan Syech Walid bahwasanya kegiatan kunjungan ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus untuk melakukan kerjasama antara Lapas Sintang dan Polda Kalbar dalam hal Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba di Lapas Sintang, sehingga kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam pemberantasan narkoba di Wilayah Kalimantan Barat Khususnya di Lapas Sintang.

Menurut Syech Walid hal terpenting dalam pengendalian Narkoba adalah Alat Komunikasi (Handphone), untuk itu akan selalu dilaksanakan razia baik terjadwal maupun waktu yang tidak ditentukan (Insidentil).

Komitmen tegas tidak ada toleransi pada Peredaran Narkoba di Dalam Lapas, Sejumlah upaya lanjut Syech Walid juga sudah dilakukan Lapas Sintang untuk menghentikan peredaran narkoba dari dalam lapas.

“Komitmen harus dibarengi dengan integritas kuat dari para petugas untuk tidak terlibat dalam praktek peredaran gelap Narkoba, Kejelian dalam pengawasan harus terus ditingkatkan,” tutupnya. (Tin/fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00