Teridentifikasi, Permintaan Keluarga Yeti Srianingsih Korban Sriwijaya Air SJ-182 Diterbangkan ke Pontianak

KBRN, Sintang: Makrufatul Yeti Srianingsih,  istri dari Mulyadi P Tamsir, mantan Ketua Umum PB-HMI yang berasal dari kabupaten Sintang Kalimantan Barat korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 teridentifikasi setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi,  melalui pencocokan sidik jari dan DNA.

Yeti Srianingsih teridentifikasi dengan pencocokan sidik jari dan data dari e-KTP adalah Makrufatul Yeti Srianingsih, perempuan berusia 30 tahun beralamat di Pontianak Barat, Kalbar.

Sang suami, Mulyadi P Tamsir hingga saat ini belum ditemukan, mereka baru saja  melangsungkan pernikahan, pada 11 November 2020 lalu.

Selanjutnya, sesuai permintaan keluarga, Jenazah korban diterbangkan ke Pontianak dari Jakarta pada Senin, 18 Januari 2021.

Sementara Bupati Sintang Jarot Winarno menyatakan pihaknya terus memonitor perkembangan identifikasi korban Sriwijaya Air dan Ia juga mengajak masyarakat Sintang untuk berdoa agar para korban cepat ditemukan dan yang meninggal diterima disisi Allah SWT.

“Kita Bertajkiyah, agar para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dapat diterima Allah , SWT,” ungkapnya.

Nama Mulyadi, beserta istrinya Makrufatul Yeti Srianingsih berada dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di kepulauan seribu. Selain Yeti, ibunya Khasanah sudah teridentifikasi lebih dulu.

Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi 24 korban pesawat Sriwijaya Air.  (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00