Saling Serang, Debat Publik Calon Bupati Sintang Berlangsung Hangat

KBRN, Sintang: KPU Sintang memberikan kesempatan kepada ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Sintang beradu visi dan misi dalam debat publik antar pasangan calon bupati dan wakil bupati Sintang tahun 2020, selasa (1/12/2020).

Terjadi saling adu Argument yang cukup hangat dalam debat ketika pasangan nomor urut 1 Jarot Winarno Sudianto  mempertanyakan program seribu lanting yang di gagas paslon nomor urut 3 Yohanes Rumpak -Syarifuddin yang dinilai bertentangan dengan program ODF (Open Defecation Free).

Pasangan Nomor urut 3 juga membalas dengan komitment pemerintahan sebelumnya tentang pencegahan korupsi merujuk beberapa kasus yang terjadi di Sintang. Selain itu pasangan nomor urut 3 juga mempertanyakan pada pasangan nomor urut 2 Askiman- Hatta  tentang komitment pembangunan listrik dan infrastruktur.

Sebagai Incumbent pasangan nomor urut 2 menyatakan dalam pembangunan infrastruktur listrik PLN  bukan kewenangan pemkab Ia menilai pernyataan itu salah alamat sehingga tidak tepat program ini dimasukan program daerah.

Calon Bupati Sintang nomor urut 1 dr H. Jarot Winarno menyatakan Debat publik ini bagus  memberikan kesempatan kepada calon nomor 1 untuk menyampaikan alasan visi misi membangun Sintang secara luas.

“ Masyarakat harus tau kami yang  tua ini diperlukan sebagai penggerak pembangunan yang belum tuntas, kami inginkan pembangunan kabupaten Sintang yang berkeadilan, debat ini juga tujuanya untuk mengingatkan agar suara rakyat dijaga,” katanya

Jarot menyatakan keinginannya terjadi  peningkatan kwalitas demokrasi di Sintang kearah yang lebih baik.

Sementara Calon Bupati Sintang nomor urut 2 Drs Askiman mengatakan ajang debat ini untuk menjelaskan visi misi pembangunan yang akan dilakukannya.

“Bidang pendidikan diperlukan beasiswa untuk  anak anak pedalaman, setiap kecamatan minimal ada 10 anak yang di beasiswakan agar dapat berkuliah untuk masayarakat yang tidak mampu dan berprestasi,” katanya.

Calon Bupati nomor urut 3 Yohanes Rumpak mengatakan Ia menginginkan masyarakat tau ada alternatif pemimpin Sintang baru yang mengerti tentang ekonomi.

“ Kami maju di pilkada baru sekali bukan berkali-kali, maka beri kami kesempatan untuk memilih dengan hati tulus dengan berbagai dukungan masyarakat Sintang dari berbagai suku dan agama kami siap berkerja Iklas adil dan cepat, kami pastikan lampion menyela, lonceng gereja bergema dan suara adzan berkumandang,” katanya.

Ketua KPU Sintang Hazizah menyampaikan  ucapan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya acara debat publik antar pasangan calon bupati dan wakil bupati Sintang tahun 2020.

“ Kami melihat antusias masyakatat menyimak debat ini cukup tinggi ini terlihat dari fanpage face book kami dan You tube yang jumlah penontonya cukup besar,” katanya.

Ia berharap debat anatar pasangan calon bupati dan wakil bupati Sintang ini menjadi referensi masyarakat Sintang khususnya, pada pilkada yang akan digelar 9 desember 2020 mendatang. ( fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00