Banjir Rendam Ruas Jalan Menuju Perbatasan Sintang, Akses Transportasi Darat Terputus

KBRN, Sintang: Tingginya curah hujan dalam satu pekan terakhir menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur jalan menuju Wilayah Perbatasan Sintang Kalimantan Barat tepatnya di Kecamatan Ketungau Hulu dengan Negara tetangga Malaysia ruas jalan dari simpang Engkeruh menuju batas Negara Desa Sungai Kelik.

Ketua Kelompok Informasi masyarakat Perbatasan Sintang Ambresius Murjani mengatakan selain kerusakan ruas jalan yang licin juga ada beberapa titik ruas jalan tergenang banjir seperti di Dusun Pintas Keladan Desa Empunak Tapang Keladan memutus akses transportasi darat menuju Daerah setempat.

“Kerusakan infrastruktur jalan ini berpengaruh terhadap harga jual komoditi di Daerah ini, harga gas Elpiji tiga kilogram berkisar antara 45 hingga 50 ribu rupiah per tabung, yang di Suplai dari Balai Karangan Kabupaten Sanggau,” Kata Ambresius Murjani, Jum’at (27/11/2020).

Menanggapi hal ini Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang Sugianto mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada melintasi lokasi banjir.

“Kami berharap kepada masyarakat agar segera menyampaikan informasi kepada perangkat Desa dan camat setempat jika kondisi banjir mulai merendam pemukiman warga, selanjutnya untuk disampaikan ke BPBD Sintang,” Kata Sugianto.

Dikatakan Sugianto dalam menghadapi banjir, diperlukan kerjasama seluruh lapisan masyarakat, kerjasama yang baik dapat memberikan kita kemudahan dalam menghadapi kondisi sulit ini. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00