Ciptakan Pilkada Sintang Damai, Diperlukan Keterlibatan Kaum Muda

KBRN, Sintang: Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang Ir. Florentinus Anum mengajak semua elemen masyarakat untuk mengupayakan sekuat tenaga menciptakan suasana yang aman dan damai pada pilkada 2020 ini.

Dihadapan 45 tokoh se Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang Anum mengatakan Pilkada ini merupakan agenda nasional.

“Sintang salah satu dari ratusan daerah yang menyelenggarakan pilkada. Kita diberikan kesempatan untuk memilih pemimpin secara demokratis. Waktu yang diberikan ini, kita jalankan dengan baik. Pilkada ini harus aman dan sehat,” kata Anum.

Pilkada ini agenda negara, maka aparat negara dan warga negara wajib mensukseskan pesta demokrasi ini. Ia berpesan kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan siapa saja agar bersama-sama menjaga kenyamanan di Sintang.

Pihaknya mengundang para tokoh hari ini, untuk mendengarkan pendapat, saran dan masukan agar dapat mengambil sikap dan langkah ke depan. Dalam menjaga kamtibmas ini, semua pribadi harus ikut berpartisipasi sesuai dengan tugas dan peranan.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Sintang  Badjau Jambang menyampaikan ada beberapa tim sukses dan pendukung pasangan calon yang bertindak berlebihan dan berpotensi mengganggu keamanan.

“Menghadapi pilkada ditengah pandemi covid-19, petugas kesehatan harus sehat dan bebas covid-19 dulu, supaya bisa menjaga warga kita. Camat dan Forkpimcam harus cepat bertindak jika ada masalah di kecamatan sehingga tidak melebar sampai ke kabupaten,” pinta Badjau Jambang

Diempat yang sama ketua DPD MABM (Majelis Adat Budaya Melayu) Sintang H Ade Kartawidjaya menyampaikan pertemuan kalangan tua seperti ini sudah sering dilakukan tetapi kalangan muda tidak pernah dilibatkan.

“Padahal selama ini yang membuat masalah adalah kalangan muda. Saya menyarankan dilaksanakan pertemuan khusus kalangan muda. Mereka ini yang mudah marah dan tidak sabar. Undang organisasi kepemudaan, berikan pemahaman. Bisa undang kalangan tua untuk memberikan saran kepada mereka,” terang H Ade Kartawidjaya

Sekretaris Umum Puspawaja Kabupaten Sintang Sih Sarwodadi Teguh mengatakan suasana panas hanya di media sosial saja.

“Perlu ada banyak himbauan dari para sesepuh dan tokoh untuk masyarakat kita Jangan bosan untuk memberikan himbauan,” katanya.

Sultan Sintang Pangeran Raden Barry Danu Brata Perdana mengharapkan agar kedamaian di Kabupaten Sintang terus diupayakan. “kami sudah pernah mengumpulkan tokoh pemuda di Keraton Sintang. Pemkab Sintang perlu juga mengumpulkan kalangan muda. Akhir-akhir ini, kalangan muda yang membuat suasana tidak nyaman. Mari kita sama-sama mengupayakan kedamaian. Kami dari Kesultanan Sintang siap mendukung upaya menciptakan keamanan,” terang Sultan Sintang.

Andreas Calon Ketua Forum Ketemenggungan Kabupaten Sintang mengajak semua pihak untuk sepakat bahwa Kabupaten Sintang harus aman dan damai. “Upaya mencapai suasana yang nyaman harus tetap selalu diupayakan. Kalangan tua agar terus memberikan pemahaman kepada kaum muda. Namun, kaum muda juga perlu diundang dalam pertemuan khusus. Saya siap memberikan saran kepada mereka. Saya juga minta kepada Bawaslu agar jeli melihat pelanggaran pilkada dan ditindak agar tidak meluas kepada persoalan lain,” terang  Andreas Calon. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00