Warga Minta Tim Satgas Transparan Sampaikan Data Covid-19 di Sintang

KBRN, Sintang: Sejumlah warga  menyatakan Tim Satgas Penanganan dan pencegahan Covid -19 di Sintang tidak transparan dalam menginformasikan data dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Warga yang berada di pasar raya Sintang yang menolak namanya dipublikasikan mengatakan transparansi ini penting agar masyarakat lebih waspada melakukan kontak dengan warga lainya dan pencegahan penularan Covid -19 di Sintang.

“ Akhirnya kita saling curiga, ternyata orang yang berinteraksi terakhir dengan kita positif Covid-19 (orang tanpa gejala), inikan akibat tidak ada informasi yang didapatkan,” ungkapnya.

Sementara terkait informasi data, sejumlah wartawan juga turut mempertanyakan data yang sulit diakses dan sejumlah narasumber yang sulit dikonfirmasi, sementara dimedia sosial berbagai informasi covid-19 justru tersebar luas.

“ Waktu awal-awal dulu Tim Gugus cukup transparan, namun belakangan terkesan tertutup apalagi adanya beberapa cluster baru yang tidak terpublikasikan terlebih menyangkut beberapa kegiatan politik pada pilkada sekarang,” ungkap Yusri salah satu Pewarta dalam jumpa pers di aula Diskominfo Sintang, Selasa (27/10/2020).

Menanggapi hal ini Satgas Penanganan dan Pencegahaan Covid-19, Koordinator Bidang Komunikasi Publik, Kurniawan mengatakan ada beberapa regulasi terkait informasi Covid-19, saat ini sudah terbentuk Satgas sehingga informasi  dilakukan satu pintu.

“ Untuk data pasien tidak  dapat dipublikasikan karena ini merupakan Kode Etik Kedokteran yang merupakan hak pasien mendapatkan perlindungan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengatakan akan melakukan konferensi Pers secara berkala setiap hari selasa untuk memberikan informasi terkait perkembangan Covid-19 di Sintang.

Menurutnya, hingga tanggal 27 Oktober 2020, total konfirmasi Covid-19 di Sintang 213 orang, sembuh 165 orang, dirawat 57 orang dan meninggal dunia 1 Orang. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00