Kasus Konfirmasi Pasien Covid 19 di Melawi Kalbar Meningkat

Pasien Covid 19 di Melawi

KBRN Melawi : Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Melawi Kalbar , Sehingga pemerintah mengambil sejumlah langkah. Diantaranya dengan menambah jumlah rumah sakit rujukan. 

RSUD Melawi pun turut menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.  Hal ini sesuai dengan SK Gubernur Kalbar yang menetapkan seluruh RSUD di setiap kabupaten disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus. 

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi dr. Gunadi,  Di Kabupaten Melawi saat ini  sesuai dengan data Dinkes, terdapat kurang lebih ada 50  kasus pasien konfirmasi covid 19 dan ada 10 orang pasien yang masih di rawat , namun diantaranya sudah dinyatakan sembuh  . Pasien mengalami gejala seperti sesak napas dan  hilang penciuman.

"Di Melawi ada juga klaster keluarga dan dari umum  Lonjakan kasus meningkat tajam,"Kata dokter Gunadi. Senin (26/10/2020).

Terkait fasilitas penanganan Covid-19, dr Gunadi menjelaskan , RSUD sudah memiliki  delapan kamar isolasi dengan tiga mesin ventilator bantuan Kemenkes. Sedangkan untuk SDM terdapat dua Dokter Spesialis Penyakit Dalam, satu Spesialis Anestesi , satu Spesialis Radiologi , satu Spesialis Anak , dua Spesialis Bedah dan dua Spesialis Kebidanan.

Ada juga pasien positif Covid 19 yang dirawat, kemudian dirujuk ke RS Sintang karena bergejala berat.

"Rujukan ke RS Sintang dilakukan karena di sana memiliki fasilitas lebih lengkap dan memiliki dokter spesialis paru paru," paparnya.

Dikatakan dokter Gunadi , untuk pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang akan dirawat di RSUD Melawi. Tapi untuk kasus Covid-19 dengan gejala berat akan dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 di Sintang atau RS Sudarso.

Pihaknya memiliki  alat VCR mendeteksi kasus Covid-19,  namun belum dioprasionalkan ,harapannya dalam waktu dekat akan di fungsikan " pungkasnya.

Di tambahkan dr.Gunadi Pihaknya menghimbau warga Kabupaten Melawi wajib menerapkan Protokol Kesehatan seperti mengunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ( Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00