Masyarakat Desa Semareh Keluhkan Gagal Panen Karena Serangan Hama Tanaman

KBRN, Sintang: Masyarakat Desa Semareh Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang mengeluhkan gagal panen akibat serangan hama tanaman pada tanaman lada yang menyebabkan penghasilan menurun drastis.

Salah satu petani di Desa Semareh Kecamatan Ketugau Tengah Kabupaten Sintang Same mengatakan gagal panen tanaman lada membuat sebagian besar petani mencari alternative pekerjaan lain ke Negara tetangga Malaysia.

“Hasil panen kami jauh menurun dan harga juga menurun, dulu harga mencapai seratus ribu rupiah per kilogram sahang, namun  sekarang lada hitam hanya dua puluh ribu rupiah dan lada putih 35 sampai 40 ribu rupiah per kilogram, belum lagi hanya sedikit tanaman yang dapat dipanen, untuk saat ini warga memilih bekerja sebagai kuli bangunan dan kuli kebun ke Negara Malaysia melaui jalur perbatasan,”Kata Same, Rabu (14/10/2020).

Hal ini dibenarkan Pj. Kapala Desa Semareh Kecamatan Ketungau Tengah Tanggi, dikatakan Tanggi saat ini pihaknya berupaya mengarahkan para petani menanam jenis tanaman lain selain lada agar dapat menopang kebutuhan ekonomi keluarga.

“Kami masih terus mencari anternatif lain agar para petani tetap dapat berkarya di Negara Indonesia, serangan hama tanaman ini menyebabkan lada mati ditambah lagi anjloknya harga,” Kata Tanggi.

Menurut Tanggi semakin bervariasi tanaman para petani, maka memberikan peluang dalam menghadapi anjloknya harga, Desa memberikan stimulant melaui dana bantuan langsung tunai. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00