Pjs Bupati Sintang Ingatkan ASN Dalam Pilkada Adalah Abdi Negara Pelayan Masyarakat

KBRN, Sintang: Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang Ir. Florentinus Anum, M. Si  mengtakan pentingnya ASN (Aparatur Sipin Negara)  harus netral dalam pilkada serentak 2020 karena ASN adalah abdi dan pelayan masyarakat. Harapanya dalam melayani semua kelompok masyarakat ASN tidak membedakan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus tetap professional dalam bekerja. Netral juga bagian dari gerakan reformasi birokrasi. Maka ASN harus netral, semua rakyat diperlakukan sama,” jelas Florentinus Anum dalam dialog luar studio dengan tema “Netralitas ASN Dalam Pilkada Sintang” yang disiarkan langsung Pro 1 RRI Sintang di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, (13/10/2020).

Selain ASN anaum mengatakan kepala desa juga wajib netral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di desa. Aparatur desa harus memberikan pelayanan yang sama kepada semua  masyarakat.

“Pemkab Sintang sudah melakukan banyak kebijakan untuk menjaga netralitas ASN dalam pilkada Sintang. Misalkan mengeluarkan surat edaran, membentuk satgas pengawasan, melaksanakan apel ikrar, monitoring atau mengawasi dan melakukan sosialisasi. Bahkan apel ikrar ASN untuk netral itu dilakukan di tingkat kabupaten, OPD sampai ke kecamatan,” Anum.

Florentinus Anum mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk mensukseskan seluruh tahapan pilkada Kabupaten Sintang dengan tetap mentaati protokol kesehatan yang ketat.

“ Kabupaten Sintang ini menghadapi situasi dua masalah yakni pandemi covid-19 dan curah hujan yang tinggi bahkan banjir. Ini tantangan kita, dalam hal distribusi logistik. Kita tahu kondisi geograpis dan transportasi cukup sulit untuk sampai ke TPS. Seluruh aparatur pemerintah, wajib mendukung seluruh tahapan agar sukses pilkada Sintang,” kata Florentinus Anum.

Dialog juga menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang Palentinus, Ketua KPU Sintang Hazizah, Komisioner Bawaslu Sintang Muhammad Romadhon. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00