Banjir di Sintang Mulai Surut, Akses Transportasi Darat Menuju Pedesaan Terbuka

KBRN, Sintang: Sebagian besar Desa di Kecamatan Sintang yang tergenang banjir beberapa hari lalu telah surut hanya ada beberapa titik yang masih tergenang air.

Camat Sintang Siti Musrikah mengatakan bantuan yang diserahkan para donatur tetap disalurkan kepada warga terdampak banjir meskipun banjir telah surut sebab keterbatasan jumlah bantuan yang terkumpul saat banjir menyebabkan belum dapat menyerahkannya secara serentak kepada warga terdampak.

“Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan bantuan lagi untuk warga kita yang terdampak banjir kemarin, bantuan ini segera kita slaurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” Kata Siti Musrikah, Selasa (22/9/2020).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang Bernad Saragih mengatakan banjir di delapan Kecamatan ini belum surut total, masyarakat tetap harus waspada karena selain masih sering hujan, juga air sungai dari Kapuas Hulu dan Melawi mengarah ke Kabupaten Sintang sehingga pasokan air meningkat di wilayah kota Sintang, Sepauk dan Tempunak sebagai kecamatan terbawah yang di lalui air dari sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

“Air mulai surut dengan pergerakan sangat lambat dan kami dari Tim gabungan TNI-Polri dan BPBD sedang mendistribusikan sembako beras ke Kecamatan Sintang, Dedai dan Tempunak, Sembako beras yang 15 ton bantuan dari provinsi sudah habis terdistribusi ke 3 kecamatan tersebut,” Kata Bernad Saragih.

Sementara itu Camat Dedai Halim Hartadi dikonfirmasi RRI melalui sambungan telpon mengatakan di Kecamatan Dedai banjir sudah berangsur surut, tidak ada lagi lantai rumah warga tergenang air,  akses transportasi darat menuju perdesaan rata-rata sudah bisa dilalui kendaraan meskipun masih berlumpur. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00