Kelola Sampah, Sintang Kalimantan Barat Miliki Lokasi Pengolahan Pupuk

KBRN, Sintang: Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si meninjau lokasi pengolahan pupuk kompos milik Bruder Petrus Van Hoof di Jemelak Kelurahan Akcaya Kecamatan Sintang, Senin (10/8/ 2020).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan Pemkab Sintang sangat mendukung masyarakat yang berkarya dalam mengatasi persoalan sampah dengan mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna seperti dalam bentuk pupuk kompos dan salah satu masyarakat yang sudah melakukan hal ini adalah Bruder Petrus Van Hoof.

“Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka belajar tentang pengolahan sampah organic menjadi kompos sebagai upaya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kelurahan dan sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan sampah di Kecamatan Sintang”. Kata Yosepha Hasnah.

Sementara itu Camat Sintang Siti Musrikah mengatakan sampah di Kecamatan Sintang saat ini sudah menjadi persoalan yang cukup serius. 

“Sampah di Kecamatan Sintang mulai menimbulkan masalah yang serius yang disebabkan oleh jumla TPS yang sedikit, jumlah produksi sampah yang setiap hari terus bertambah,” kata Siti Musrikah.

Kami bersama lurah yang ada lanjut Siti Musrikah ingin belajar mengola sampah menjadi pupuk kompos dan yang punya ilmu itu yang kami tahu itu adalah Bruder Petrus Van Hoof.

“Beliau ini kami ketahui memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengubah sampah menjadi kompos sehingga kami bawa para lurah dan LPM yang ada untuk menambah wawasan ke sini,” terang Siti Musrikah.

Bruder Petrus Van Hoof menjelaskan bahwa pihaknya sudah menghasilkan 52 kubik sampah atau setara dengan seribu lima ratus  karung pupuk kompos dalam sekitar 7 bulan ini.

“kalau dibagi dalam 7 bulan, maka kami sudah menghasilkan rata-rata sekitar 50 karung pupuk kompos dalam sebulan, Satu karung yang setara dengan 30 liter dihargai 25 ribu, Kami siap dengan tenaga kerja, peralatan dan cara pengolahan yang baik” terang Bruder Petrus Van Hoof. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00