Dampak Banjir di Kayan Hilir , Sembilan Hektar Lahan Pertanian Gagal Panen

KBRN, Sintang: Hari ketiga banjir masih menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang Kalimantan Barat bahkan merusak beberapa hektar lahan pertanian hingga menyebabkan dua Kelompok Tani dipastikan gagal panen.

Kasi Pemerintahan Desa Mekar Mandiri Kecamatan Kayan Hilir Aloysius mengatakan di Desa Mekar Mandiri Dusun Cipta Karya sudah ada beberapa rumah sudah mulai dibersihkan setelah dua hari lantai rumah terendam banjir, sedangkan lahan persawahan yang gagal panen akibat terendam banjir sekitar Sembilan hektar yaitu kelompok tani berlian bersatu dan Kelompok wanita tani.

“Dua kelompok tani ini sudah dipastikan gagal panen, kelompok tani berlian bersatu hampir masa panen dan kelompok wanita tani baru sekitar satu minggu tanam terendam banjir sudah tiga hari ini ,” Kata Aloysius, Selasa (14/7/2020)

Hal ini dibenarkan Kasi Pemerintahan Kantor Camat Kayan Hilir Sadikin, petani dianjurkan mendata jumlah kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan perawatan agar musim panen berikutnya dapat kembali menuai hasil.

“Benar, kami telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi, untuk dua kelompok tani ini dipastikan gagal panen,”Kata Sadikin.

Dikatakan Sadikin, tim Kesehatan dari Puskesmas Nanga Mau melakukan pemeriksaan kesehatan korban bencana alam banjir di Kayan Hilir baik yang masih menempati rumah tempat tinggal maupun masyarakat yang diampung ditenda penampungan, kondisi daya tahan tubuh masyarakat rata-rata menderita batuk dan pilek. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00