Akibat Banjir Aktifitas Warga Kayan Lumpuh

KBRN, Sintang: Akibat Banjir di sejumlah titik ruas jalan, Jalur transportasi darat dari Kota Sintang menuju Nanga Mau masih dalam kondisi tidak dapat dilalui kendaraan roda empat sedangkan kendaraan roda dua melintasi lima titik banjir menggunakan sampan dengan membayar sebesar lima puluh ribu rupiah.

Kasi Pemerintahan Desa Mekar Mandiri Kecamatan Kayan Hilir Aloysius mengatakan korban bencana alam banjir di Kayan Hilir mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sintang, masyarakat yang mengungsi di Posko pengungsian mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim medis.

“Masyarakat terdampak banjir di pengungsian mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dari tim medis,”Kata Aloysius, Senin (13/7/2020).

Sementara itu Kasi Pemerintahan Kantor Camat Kayan Hilir Sadikin dikonfirmasi RRI melalui sambungan telpon hingga pukul 14.30 WIB kondisi genangan air mulai surut namun aktivitas masyarakat masih lumpuh total.

“Kami menghimbau pada masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi banjir ini, dikhawatirkan kondisi banjir yang surut di Kayan Hulu berdampak terhadap Daerah aliran Sungai di Kayan Hilir,” Kata Sadikin.

Sebanyak 136 Kepala Keluarga terdampak banjir dari Dusun Cipta Karya 45 Kepala keluarga, Dusun Rahan Mandiri 66 Kepala Keluarga, Dusun Mabang Setia 12 Kepala keluarga dan Dusun Belimbing 15 Kepala Keluarga. (Tin).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00