Harga Elpiji 3 Kilogram di Perbatasan Mahal

KBRN, Sintang: Harga gas Elpiji 3 Kilogram di Wilayah Perbatasan Indonesia Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dengan Negara Malaysia masih bertahan diharga 45 ribu rupiah pertabung.

Salah satu Masyarakat Perbatasan tepatnya di Kecamatan Ketungau Hulu Masgawati mengatakan selain harga yang mahal, juga sulit mendapatkan gas Elpiji tiga kilogram terlebih ketika musim penghujan, kondisi jalan yang rusak menjadi penghambat dalam pendistribusian logistik termasuk gas Elpiji yang di suplai dari Kabupaten Sintang ke Daerah Perbatasan.

“Disini 45 ribu rupiah per tabung yang tiga kilogram udah mahal terus sulit mendapatkannya,” Kata Masgawati, Kamis (2/7/2020).

Sementara itu Ketua Kelompok Informasi masyarakat Perbatasan Ambresius Murjani mengatakan dalam memenuhi kebutuhan gas Elpiji di Perbatasan saat ini sepenuhnya didatangkan dari Balai Karangan Kabupaten Sanggau.

“Kami di Perbatasan sangat kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kilogram, kalaupun ada harganya sangat mahal dan hanya mendapatkan pasokan dari Kabupaten Sanggau,” Kata Ambresius Murjani.

Dikatakan Ambresius Murjani untuk saat ini pasokan gas Elpiji yang didatangkan dari Kabupaten Sanggau di Kecamatan Ketungau Hulu kisaran harga antara 45 hingga 50 ribu rupiah per tabung, namun jika kondisi infrastruktur jalan dapat dilalui kendaraan roda empat, maka masuknya suplai dari Kabupaten Sintang dapat meringankan beban ekonomi masyarakat karna harga kebutuhan pokok terjangkau. (tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00