Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang Cukup Baik

KBRN, Sintang: Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan akibat refocusing anggaran menyebabkan terkendalanya serapan di kabupaten Sintang mengingat rasionalisasi anggaran yang terarah pada penanganan covid-19.

Khusus serapan anggaran penanganan covid-19 menurut Jarot dikatagorikan cukup lancar, namun untuk pembangunan diluar covid-19 tersendat, ini disebabkan refocusing anggaran, untuk covid-19 memang adanya sikap kehatian-hatian.

“Dana Desa khusus untuk jaring pengaman sosial cukup lancar, dana Covid dibidang kesehatan juga lancar, dalam rapat evaluasi saya Perintahkan untuk setiap SKPD segera melakukan percepatan sebab saat ini perlu Pump framing, pemompa ekonomi masyarakat agar peredaran uang kartal banyak,” kata Jarot, rabu (1/6/2020).

Saat ini  ujar Jarot, masyarakat harus kembali produktif dengan sehat dan aman sehingga perekonomian kembali bergerak.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny, Rasionalisasi menyebabkan kondisi pembangunan terhenti akibat pemangkasan anggaran cukup besar, untuk kabupaten Sintang kata Ronny pemangkasan anggaran jalan dan jembatan saja mencapai 65 persen.

“ Dengan sisa 35 persen tidak memungkinkan melanjutkan pembangunanya, sehingga perlu penyusunan ulang oleh OPD terkait, mulai perencanaan hingga kontrak, akibatnya serapan anggaran di daerah berkurang,” ungkapnya.

Kabupaten Sintang cukup taat pada SKB dua menteri akibatnya dana cadangan penanggulangan Covid-19  memang belum terpakai.

“Hasil rapat kerja dengan tim gugus tugas covid-19 serapan anggaran untuk penanganan Covid-19 baik dari sektor kesehatan maupun Bansos (Bantuan Sosial) sangat bagus, kita lihat sendiri dalam penanganan sangat luar biasa bahkan setiap puskesmas perbatasan dapat menangani rapid test, penulusuran sangat baik, untuk jaring pengaman sosial juga bagus,” tambah Ronny.

Masalahnya berada pada anggaran diluar penanganan Covid seperti pembangunan infrastruktur disebabkan refocusing yang harus kembali dilakukan penyusunan ulang sehingga memerlukan waktu. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00