Sejumlah Kafe dan Warkop di Sintang Tak Mengindahkan Phisical Distancing

KBRN,  Sintang: Memasuki fase Tatanan Kehidupan Baru  di Sintang yang dimulai 1 juli 2020, Jajaran Polres Sntang masih menemukan banyak  tempat aktifitas masyarakat yang belum mengindahkan phisical distancing di tempat umum.

Kasubag Humas Polres Sintang IPTU Haryanto mengatakan kesadaran  penggunaan masker relatif lebih baik namun yang jadi masalah saat berada di kafe atau warung kopi (warkop) yang masih bergerombol dan tidak membuat jarak duduk.

“ Kita masih banyak menemui warga di kafe dan warkop yang tidak mengindahkan phisical distancing, setiap hari kita tidak bosan-bosanya melakukan himbauan dan kondisi ini masih akan terus diperpanjang,” ungkapnya, selasa (30/06/2020).

Kesadaran ini penting agar penyebaran virus corona terkendali dan masyarakat dapat hidup sehat.

Bupati Sintang Jarot Winarno menyatakan tatanan kehidupan baru atau new normal memang harus memenuhi dua kriteria, Pertama  bidang kesehatan dengan epidemiologi, angka reproduksinya harus dibawah satu.

"Surveillance  dari aspek kesehatan syarat kita untuk transisi menuju new normal sudah memenuhi syarat, apalagi kita tinggal menunggu alat mobile PCR. Jadi kemampuan tes lab kita, telusur dan isolasi memadai," Ujar Jarot.

Pemerintah Kabupaten Sintang telah merapid test sekitar 6 ribu orang menemukan 700 lebih  reaktif, dan 28 positif covid-19.

Selain itu masyarakat siap menuju transisi new normal dengan meningkatkan imunitas tubuh, mengenakan masker, cuci tangan dan jaga jarak. Jika dua unsur ini siap maka Sintang siap  menuju  kenormalan baru dengan  kembali produktif, sehat dan aman dibawah ancaman corona.(fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00