Pemkab Sintang Siap Laksanakan Penanganan Covid-19 Sesuai Fase Baru New Normal

KBRN, SINTANG: Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan fase baru dalam penanganan covid-19 dengan  New Normal (Normal baru) sebuah tatanan kehidupan baru ditengan pandemic covid-19 yang harus disikapi secara benar.

“ New Normal ini bentuk kesadaran masyarakat, saat ini kita hidup berdampingan dengan virus corona kendati demikian, Pencegahan Penyebaran virus corona tetap dikendalikan melalui Telusur, Tes, Isolasi (TTI) seperti yang sudah dilakukv_con2.jpgan pemerintah kabupaten Sintang, kegiatan ekonomi masyarakat dilaksanakan secara perlahan dengan tetap mengacu pada protocol kesehatan yaitu menggunakan Masker, menyediakan sarana cuci tangan dan menjaga jarak fisik,” katanya saat  dialog khusus RRI Sintang menggunakan media vicon, kamis (28/05/2020).

Pada prinsipnya, new normal adalah fase di mana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan dan publik diperbolehkan untuk kembali beraktivitas dengan sejumlah protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah sebelum ditemukannya vaksin.

“ Masyarakat Sintang secara perlahan kembali melakukan aktifitas misalnya kembali menoreh karet dan aktifitas ekonomi lainya, sebab roda ekonomi masyarakat harus bergerak,” tambahnya.

Langkah ini dijalankan pemerintah untuk memulihkan produktivitas masyarakat agar perekonomian dapat kembali bergeliat setelah terpuruk di kuartal pertama dengan pertumbuhan hanya 2,97 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr Hary Sinto linoh  mengatakan protocol kesehatan tetap dijalankan  dengan mengatur tata cara pedagang baik jasa maupun barang dalam situasi new normal, mulai dari mencegah kerumunan pengunjung dengan membatasi akses masuk orang ke dalam toko, menerapkan sistem antrean di pintu masuk dengan tetap melakukan jarak fisik minimal satu meter hingga menganjurkan sistem take away (bawa pulang).

“Bagi pelaku industri, berapa protokol yang diwajibkan di antaranya menyediakan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, dan disinfektan rutin; memastikan layanan yang diberikan higienis dan aman; memiliki sanitasi aman dan bersih, serta memastikan petugas dalam keadaan sehat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala atau sertifikasi kesehatan pekerja,” katanya. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00