Minimalisir Dampak Kabut Asap, Dinkes Sintang Sosialisasikan Penggunaan Masker

KBRN, Sintang:Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang gencar melakukan sosialisasi penggunaan masker saat kabut asap dengan membalik permukaan masker berwarna putih pada bagi luar dan warna hijau atau warna lain pada bagian dalam guna mencegah masuknya bakteri melalui hidung dan mulut.

Kabid Kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Darmadi saat dialog di RRI Sintang mengatakan ada empat kandungan yang terdapat pada asap terutama asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan yaitu Sulfur dioksida, membuat saluran nafas mengecil dan mengiritasi lapisan selaput lendir pernapasan, Ozon menyebabkan iritasi pada tenggorokan, karbon monoksida menimbulkan sesak napas, kebingungan, dada terasa berat, pusing, koma bahkan kematian jika dalam kondisi yang sangat berat, Nitrogen dioksida dapat merusak organ yang bertugas membersihkan paru-paru.

“Anak-anak, lansia dan Ibu hamil dinilai sangat rentan terjadinya gangguan kesehatan karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan”.Kata Darmadi, Senin (16/09/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dari 20 Puskesmas yang tersebar di kabupaten Sintang pada minggu pertama September 2019 tercatat sebanyak 739 kasus infeksi saluran pernapasan akut.

“Kesehatan merupakan dampak dari beberapa proses sebelumnya, jika proses atau lingkungannya baik, maka persentase kesehatan lebih besar dan sebaliknya”. Tambah Darmadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00