Mahasiswa Sintang Tolak Radikalisme

KBRN, Sintang: Sebagai pemuda penggerak perubahan yang berperan penting dalam memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mahasiswa harus menjadi pelopor anti radikalisme dan terorisme.

Hal tersebut dikatakan Kasdim 1205/Sintang Mayor Inf Supriyono saat ditemui RRI usai penandatanganan deklarasi anti radikalisme yang dilaksanakan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada  Khatulistiwa Sintang, Selasa (03/09/2019).

Kasdim menyampaikan  TNI sangat mendukung adanya deklarasi anti radikalisme yang diselenggarakan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang karena membantu TNI dalam menangkal radikalisme, khusunya di kabupaten Sintang.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan dan  generasi penerus bangsa, Perlu tindakan-tindakan preventif seperti Pendidikan anti radikalisme guna mencegah berkembang paham-paham radikalis di kalangan mahasiwa,” Jelasnya.

Dengan adanya deklarasi anti radikalisme yang diselenggarakan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Mayor Inf Supriyono berharap  mahasiswa-mahasiswi di kabupaten Sintang tidak mudah disusupi pemahaman yang menyimpang karena peran mahasiswa sangat penting dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

“Salah satu upaya menangkal radikalisme di kabupaten Sintang, Kodim 1205/Sintang melakukan penyuluhan bela negara di daerah perbatasan, kampus , sma smp, pondok pesantren,” Tambahnya.

Ia menyampaikan menangkal radikalisme dan terorisme, jajaran TNI melibatkan Babinsa dan Danramil melalui pembinaan komunikasi sosial dan melalui kesadaran bela negara. (Yos)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00