Pengelolaan TPS 3 R Menjadi Solusi Penanganan Sampah di Sintang

KBRN,Sintang : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengatakan, tidak menampik penyebab sejumlah TPS di Sintang yang sampahnya berserakan karena dampak dari sistem pengelolaan sampah yang masih belum baik. Selama ini hampir seluruh sampah di Sintang diangkut ke TPA.

Edi mengatakan produksi sampah di Sintang mencapai 127.000 ton pertahunnya.

 “Sampah yang tertangani hanya 34 persen. Sisanya tidak mampu kita tangani. Itu lah yang dibuang sampai ke sungai itu,” ujar Edi, Senin (15/8/2022).

Kadis LH Sintang Edi Harmaini mencanangkan setiap kelurahan harus memiliki LPM yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang bisa mengelola sampah. Menurutnya sampah ini bisa menjadi sumber pendapatan jika dikelola dengan baik. Limbah-limbah plastik dapat didaur ulang menjadi kerajainan tangan atau dijual ke PLTU untuk bahan bakar pengganti batubara. Begitu juga dengan sampah dapur, juga bisa diolah menjadi pupuk dan pakan ikan.

Saat ini, DLH tengah mendorong setiap kelurahan memiliki LPM dan kemudian setiap LPM dapat  mengelola sampah dengan sitem TPS-3R. TPS-3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan  untuk kompos yang lebih efektif. (Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar