Satgas Pamtas Gagalkan 3 PMI Ilegal dan 2 Orang Penunjuk Jalan Saat Hendak Masuk Ke Malaysia Melalui Jalur Tidak Resmi

KBRN, Kapuas Hulu :  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani berhasil menggagalkan 3 orang PMI ilegal asal Indonesia dan 2 orang sebagai penunjuk jalan saat hendak melintas dari Indonesia menuju ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di Desa Bukit Bayi, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (12/8/2022).  

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo mengatakan pengamanan di jalan-jalan tikus dan juga titik-titik rawan di daerah perbatasan akan semakin diperketat untuk mencegah segala macam bentuk kegiatan ilegal diwilayah perbatasan khususnya titik-titik rawan melintasnya barang maupun orang ilegal.

“Aksi penggagalan PMI ilegal tersebut terjadi saat malam hari tepatnya pada pukul 21.00 WIB. Sebelumnya tim pengamanan dari Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani sudah melaksanakan patroli di jalan-jalan yang dicurigai sebagai tempat melintasnya PMI ilegal. Kemudian salah satu dari tim pengamanan melihat adanya pergerakan mencurigakan yang akan melintas jalan tersebut.  Setelah itu, tim patroli langsung mengejar dan melaksanakan pemeriksaaan,” ujarnya.

Menurut Dansatgas sebelumnya 5 orang tersebut berusaha ingin meloloskan diri, akan tetapi sempat ditahan oleh tim patroli dari satgas pamtas dan ari hasil pemeriksaan 5 orang tersebut 3 orang merupakan PMI yang hendak bekerja di Malaysia dan 2 orang merupakan penunjuk jalan yang merupakan warga lokal.

“Kemudian tim patroli yang dipimpin oleh Serka Jabes Siregar melaporkan kejadian tersebut ke komando atas dan dibawa ke Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dengan sudah seringnya dilakukan penggagalan pelintas PMI Non Prosedural oleh Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani, maka satgas akan terus mempererat kerjasama antar instansi terkait dalam hal penanganan PMI Non Prosedural. Mengingat Pelintasan PMI Non Prosedural salah satu Kerawanan di Wilayah Perbatasan RI-Malaysia," tambah Dansatgas.Papen/Yos)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar