Budiyono : Percepatan Realisasi Anggaran, Dorong KPA dan Pemkab Dalam Penyerapan Dana APBN

KBRN,Sintang : Kinerja APBN Tahun 2022 Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), Realisasi Belanja Negara di wilayah pembayaran KPPN Sintang yang meliputi Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi, Realisasi Belanja Negara Triwulan III Tahun 2022 hingga 31 Juli 2022 sebesar Rp.856.839.995.498 atau 56,19 persen dari total pagu sebesar Rp. 1.524.930.363.000 .

Dari total realisasi belanja sebesar Rp.856.839.995.498 tersebut, untuk Belanja Pemerintah Pusat yang meliputi instansi vertikal Kementerian/Lembaga sebesar Rp. 434.143.786.391  atau 57,31 persen dari total pagu sebesar Rp.757.507.075.000 dan Tansfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp. 422.696.209.107 atau 55,08 persen dari pagu sebesar Rp. 767.423.288.000.

Melalui realisasi APBN KPPN Sintang sebesar Rp. 856.839.995.498 tersebut, diharapkan dapat menjadi stimulus ekonomi dan menciptakan multiplier effect (efek berganda) guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Sintang dan Melawi

Secara lebih detail, realisasi Belanja Pemerintah Pusat di KPPN Sintang Triwulan III Tahun 2022 hingga   31 Juli 2022 terdiri dari Belanja Pegawai dengan Target Triwulan III sebesar Rp.400.978.158.000 terealisasi sebesar Rp.330.590.975.170 atau 61,83 persen dari pagu sebesar Rp.534.637.544.000. Belanja Barang dengan Target Triwulan III sebesar Rp. 112.572.905.900 terealisasi sebesar Rp. 81.027.066.718 atau 50,38 persen dari pagu sebesar Rp.160.818.437.000. Belanja Modal dengan Target Triwulan III sebesar Rp.43.361.915.800 terealisasi sebesar Rp.22.491.244.503 atau 36,31 persen dari pagu sebesar Rp. 61.945.594.000. Sementara itu, Belanja Bantuan Sosial dengan Target Triwulan III Rp.79.125.000 terealisasi Rp.34.500.000 atau 32,703 persen dari pagu sebesar Rp.105.500.000.

Sementara itu, untuk TKDD di KPPN Sintang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terealisasi sebesar Rp.32.185.861.232 atau 23,05 persen dari pagu sebesar Rp.139.663.806.000 dan merupakan yang terkecil persentase realisasinya. DAK Non Fisik telah terealisasi sebesar Rp.88.418.787.441 atau 64,98 persen dari total pagu sebesar Rp.136.064.230.000. Secara detail, untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terealisasi sebesar Rp. 83.850.012.441. Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terealisasi sebesar Rp.3.300.230.000 dan BOP Kesetaraan terealisasi sebesar Rp.1.268.545.000 yang dikelola oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Dan untuk Dana Desa (DD) terealisasi sebesar Rp.302.091.560.434 atau 61.44 persen dari total pagu sebesar Rp.302.091.560.434.

Kepala KPPN Sintang, S. Budyono H. terus mendorong kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pemerintah Daerah untuk mengakselerasi penyerapan dana yang bersumber dari APBN.

Melalui percepatan realisasi APBN Tahun Anggaran 2022 secara akuntabel oleh Satker dan Pemerintah Daerah mitra kerja KPPN Sintang, diharapkan dapat bermanfaat guna mendorong pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Penulis       :  S.Budyono H  (Kepala KPPN Sintang)

Editor          : Ade Ramli

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar