Sintang Expo 2022 Akan di Gelar Akhir Agustus ini, Sebanyak 231 Stand Pameran Disiapkan

pendaftran_stand_pameranSintang Expo

KBRN, Sintang : Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang membuka pendaftaran sewa stand Pameran Sintang Expo 2022 dari tanggal 8 -15 Agustus 2022, di Aula Bestment Disprindagkop dan UKM Sintang, Senin (8/8/2022).

Direncanakan Sintang Expo 2022 akan diselenggarakan dari tanggal 27 Agustus hingga 3 September 2022 di Stadion Baning Sintang. Sebanyak 231 Stand Pameran Sintang Expo 2022 yang ditawarkan kepada masyarakat.

Kepala Disprindagkop dan UKM Kabupaten Sintang Arbudin mengatakan Sintang Expo itu pada dasarnya diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai agenda tahunan, hanya beberapa tahun terakhir tidak diselenggarakan.

“Tidak terselenggarakan beberapa tahun ini karena faktor covid19, keterbatasan anggaran, serta faktor-faktor lain yang menghambat,” kata Arbudin

“Setelah beberapa tahun tidak diselenggarakan tahun ini kembali dilaksanakan karena melihat geliat ekonomi cukup signifikan,”ungkap Arbudin.

Dikatakan Arbudin konsep pelaksanaan Sintang Expo 2022 pada tahun ini berubah yang dulunya diselenggarakan oleh pemerintah mengunakan APBD kabupaten atau dana daerah.Dan sekarang dengan cara berkolaborasi artinya ada rekanan atau pihak kedua atau event organizer yang menyelenggarakannya.

“Pemerintah hanya memberikan fasilitasi perizinan dan lain sebagainya agar kegiatan yang diselenggarakan berupa Sintang Expo ini bisa dilakukan dan mencapai target sesuai yang diharapkan,” terang Arbudin.

Sementara itu, rekanan Pemda Sintang atau Event Organizer yang menjadi Penyelenggara Sintang Expo 2022 Direktur CV.Trimediatama Digital, Rendy mengatakan perusahaannya sebagai EO yang bekerjasama dengan Disperindagkop Sintang dalam menyelenggarakan Sintang Expo 2022 nanti.

“Kita mendorong Diperindagkop Sintang atas dasar ada event Pemda namanya Sintang Expo,yang mana tidak terlaksana selama dua tahun diakibatkan Pendemi Covid19,” kata Rendy.

Rendy menambahkan konsep dasar  yang ditawarkan ke Pemkab Sintang adalah tata letak yang sebelumnya di luar Stadion  menjadi di dalam studion (lapangan) konsep ini berpengaruh besar juga terhadap pembiayaan.

“Dari pembiayaan yang di dapat dari penyewaan stand tersebut yang selisihnya akan digunakan untuk hiburan dan lain-lain,”kata Rendy.

Ia juga menjelaskan bukan hanya mendorong secara konsep tapi faktor resiko kerusakannya juga dijaga artinya meminimalisir faktor kerusakannya, dan diharapkan kepada peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang disiapkan. (titik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar