Demi Kelancaran Pembangunan Pedestrian,Bupati Sintang Keluarkan Surat Edaran

KBRN,Sintang : Pembangunan Pedestrian di sungai durian sintang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia masih mengalami beberapa hambatan.Dalam hal ini Bupati sintang mengeluarkan surat edaran untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. 

“Dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dan guna menciptakan keamanan, keselamatan kerja serta kelancaran pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Koridor Pedestriaan dan Promenade pada Kawasan Pasar sungai durian sintang ada yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh masyarakat," bunyi surat edaran tersebut.

Edaran tersebut juga memuat, pemilik bangunan atau ruko dilarang meletakkan barang-barang atau properti dan melakukan aktivitas di sepanjang koridor pedestrian dan promenade.

Pemilik ruko juga diminta untuk membongkar bangunan temporary seperti kanopi, papan reklame dan dan lain-lain di sepanjang koridor pedestrian dan promenade.

"Masyarakat, pengunjung, karyawan dan pemilik ruko dilarang memarkir kendaraan di sepanjang koridor pedestrian dan promenade,” himbau Jarot,Senin (8/8/2022).

Seiring pelaksanaan penataan kawasan pasar sungai durian Jarot meminta pimpinan PT PLN UP3 Sanggau, PT Telkom sintang dan PDAM Tirta Senentang melakukan koordinasi dan sinkronisasi masing-masing fasilitas sesuai dengan perencanaan kawasan pasar sungai durian. Melakukan penyesuaian masing-masing fasilitas pada pelaksanaan kegiatan dilapangan.

Jarot juga meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat sintang dan Lurah Kapuas Kanan Hulu agar mengawasi dan melakukan penertiban terhadap hambatan dan kendala yang dihadapi di lapangan.

"Lakukan koordinasi dan sinkronisasi terhadap perencanaan kawasan pasar sungai durian sintang, membantu mengawasi dan memfasilitasi pada proses pelaksanaan kegiatan pembangunan, melaksanakan penertiban terhadap gangguan ketertiban umum yang menjadi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan," harapnya. (Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar