RSUD Sintang Bersiap Hadapi Akreditasi

KBRN, Sintang : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M. Djoen Sintang saat ini tengah disibukkan dengan persiapan akreditasi. Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Ade M. Djoen Sintang, dr. Rosa Trifina kepada Bupati Sintang, Jarot Winarno saat Launching fasilitas pendukung CT.Scan di RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Rosa mengungkapkan tahun 2023 Kementerian Kesehatan kembali mengetatkan akreditasi bagi rumah sakit-rumah sakit yang ada di Indoensia sehingga RSUD Ade M. Djoen Sintang juga turut mempersiapkan diri guna menghadapi akreditasi yang akan dilakukan ini.

“Dalam waktu dekat ini kita harus akreditasi ulang setelah 2 tahun ini pandemi dan akreditasi dilonggarkan dari Kementerian Kesehatan namun Februari tahun 2023 semua Rumah Sakit sudah harus akreditasi. Kita di Rumah Sakit Ade M. Djoen Sintang juga sudah mulai persiapan untuk ini. Paling tidak persiapannya kita tahun ini,” terang Rosa.

Rosa melanjutkan, pengumuman tentang akreditasi ini cukup mendadak. Ia mengaku tiba-tiba ada pengumuman dari Kementerian Kesehatan bahwa paling telat pada bulan februari 2023 semua rumah sakit harus sudah diakreditasi. Padahal sebelumnya menurut pengakuan Rosa, akreditasi akan dilakukan setahun setelah pandemi dicabut.

Menanggapi hal tersebut Bupati Sintang, Jarot Winarno meyakinkan bahwa RSUD Sintang bisa memperoleh akreditasi B.

“Kita mau akreditasi dan naik jadi kelas B. Bisa, harus bisa,” kata Jarot.

Jarot mengakui masih cukup banyak kekurangan yang harus diisi terutama dari sisi manajerial yang harus semakin diperbesar. Ia juga menyoroti ketersediaan dokter-dokter spesialis di RSUD Sintang ini yang masih banyak kosong dan meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang untuk segera mengatasi kekosongan tersebut. Jarot optimis RSUD Sintang akan bisa menjadi rujukan untuk regional timur Kalimantan Barat. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar