Saat Rembuk Stunting di Desa Kemangai Warga Diminta Manfaatkan Tanah Yang Masih Luas

KBRN, Sintang : Warga Desa Kemangai Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang meminta tambahan tenaga penyuluh yang ditempatkan di desa mereka. Hal tersebut diungkapkan warga saat Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus didampingi Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Sonya Puspasari melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Ambalau untuk melaksanakan rembuk stunting dan loka karya mini tingkat kecamatan.

Kartiyus menjelaskan untuk datang ke lokasi rembuk stunting kali ini dirinya harus menempuh 7 jam perjalanan melalui jalur sungai dan kondisi jalan yang juga cukup ekstrim. “Tiba di Desa Kemangai kami melakukan rembuk stunting dan loka karya mini tingkat kecamatan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan tematik sayuran di Kelompok tani MAU MAJU Desa Kemangai,” terang Kartiyus.

“Kami disambut dengan upacara adat suku Dayak Uut danum dilanjutkan dengan pengikatan gelang di tangan. Muspika kecamatan dan Pemerintah Desa serta warga masyarakat menyambut dengan antusias penuh semangat karena Kecamatan Ambalau merupakan kecamatan di ujung timur yang jarang di kunjungi pejabat,” lanjutnya.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda mengharapkan masyarakat Kecamatan Ambalau bisa nengikuti kemajuan terutama dengan kearifan lokal. Ia juga meminta kepada masyarakat memanfaatkan tanah yang masih luas untuk neningkatkan produksi pertanian. Menurutnya selain untuk pemenuhan gizi keluarga, ketersedian tanah yang luas ini juga bisa berguna untuk meningkatkan pendapatan keluarga yaitu dengan menanam sayuran. Selian itu masyarakat juga diminta untuk memperbaiki mutu penyadapan karet, produksi ikan dan lain-lain untuk memperbaiki perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang melalui Bidang Penyuluhan juga melaksanakan Pelatihan Tematik Tanaman Sayuran bagi Petani di Desa Nanga Kemangai, Kecamatan Ambalau.

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Sonya Puspasari di acara yang sama menyerahkan 2 Orang PPL yang siap memenuhi permintaan masyarakat Ambalau untuk melakukan pembinaan kepada petani dimana sebelumnya dengan jumlah desa sebanyak 39 desa hanya terdapat satu orang penyuluh. “Dua tahun yang lalu ditambah satu orang sekarang ditambah dua orang lagi menjadi empat orang penyuluh,” ungkap Sonya.

“Semoga dengan adanya penambahan penyuluh bisa meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan bagi para petani yang ada di  Kecamatan Ambalau,” harap Sonya. (*ril/Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar