Tuntut Tanah Kas Desa, 15 Desa Lakukan Panen Simbolis TKD di Kerapa Sepan

KBRN,Sintang : Sebanyak 15 desa melakukan panen simbolis Tanah Kas Desa  (TKD) di wilayah PT MSP Desa Kerapa Sepan , Kecamatan Kayan Hilir, Senin 27 Juni 2022. 

Aksi masyarakat tersebut merupakan upaya menuntut direalisasikannya Tanah Kas Desa sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 39 tahun 2015.

Ketua Komisi B DPRD Sintang, Sudirman menilai wajar jika kades-kades menuntut hak, dalam hal ini untuk merealisasikan Tanah Kas Desa (TKD).

“Ibaratnya mereka ini mendukung keputusan Bupati yang dituangkan dalam Perbup. Kalau dalam sistem pemerintahan, Kades ini perpanjangan tangan Bupati di desa,” katanya.

Sudirman menegaskan bahwa Bupati dalam membuat Perbup tentunya tidak akan bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Dirinya tahu hal tersebut sebab di DPRD Sintang yang setiap tahun ikut membahas Perda, tentu melalui kajian-kajian yang matang pula.

“Itu kata kuncinya. Tadi bilang kalau Perbup TKD mau penyempurnaan, tapi kan ini sudah lima tahun.  Saya pikir, ketika saya baca Perbup Nomor 39 pasal 4 ayat 2 sudah sempurna. Oleh karena itu saya minta perusahaan cepat merealisasikan TKD sesuai Perbup itu, karena memang hak masyarakat,” pinta Sudirman.

“Ini hak masyarakat, jumlahnya ndak seberapa. Hanya dua hektar. Karena tanah kas desa harus di desa setempat. Dan itu untuk kemakmuran rakyat,” tegas Sudirman.

Dikesempatan itu, Sudirman mendesak lagi agar perusahaan merealisasikan Tanah Kas Desa (TKD)

“Jadi yang kita pertanyakan apa yang dibuat perusahaan sekarang, kita minta perusahaan mengabulkan tanah kas desa,” pintanya lagi.

Berkaitan dengan panen simbolis Tanah Kas Desa (TKD) di PT MSP, Sudirman menegaskan bahwa Kades bukan bertindak sendiri.

“Mereka bertindak karena sudah ada Perbubnya. Perbup dibuat untuk kesejahteraan masyarakat, mereka hanya menuntut haknya,” pungkas Sudirman.(Ril/Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar