Jembatan Rangka Baja di Ketungau Hulu Ditargetkan Rampung Desember 2022

KBRN, Sintang : Pembangunan jembatan menggunakan konstruksi rangka baja di Desa Empunak Tapang Keladan, Kecamatan Ketungau Hulu ditargetkan selesai Desember 2022. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Melkianus.

Bentang jembatan utama panjangnya 45 meter, lebar 6 meter dengan sistem pondasi dalam dan tiang pancang sejumlah 90 titik. Satu tiang pancang berukuran 250×250 mm dan memiliki daya dukung 45 ton per tiang pancang.

Total anggaran pembangunan jembatan sebesar Rp13.757.000.000. Rencana pembangunan jembatan rangka baja dimulai April tahun 2022 dan ditargetkan selesai Desember 2022.

Melkianus memberikan apresiasi pada perusahaan perkebunan sawit di Kecamatan Ketungau Hulu, yang menyalurkan CSR untuk pembangunan jembatan.

“Saya berharap pembangunan Jembatan Ketungau IV dapat memotivasi perusahaan – perusahaan lain di Kabupaten Sintang, untuk turut berkontribusi membangun daerah ini. Terutama di daerah tempat mereka berinvestasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan itu akan membantu pemerintah dalam membuka akses dari desa-desa yang letaknya berada di seberang Sungai Ketungau.

Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan dengan adanya jembatan itu maka 10 desa akan terhubung dengan sempurna sampai ke kecamatan.

"Semua akan terhubung kemana-mana. Jembatan ini juga akan menjamin akses masyarakat yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat. Terima kasih pada HPI Agro telah membangun jembatan ini,” ucapnya.

Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus menambahkan banyak desa yang terhubung nantinya. Mulai dari Sungai Pisau, Sekaih, Mungguk Entawak sampai Empura. Jarak tempuh juga jadi lebih pendek. Pemkab Sintang sangat berterima kasih dan bersyukur. Karena kalau Pemkab Sintang membangun jembatan ini, Rp 13,7 M tidak akan cukup. Pasti mendekati Rp 20 M. Karena nilai inflasi sedang tinggi,” ucapnya. (*Atr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar