KPP Pratama Sintang Sinergitas Bersama RRI Sintang Tingkatkan Capaian Pajak

KBRN, Sintang: Realisasi capaian target penerimaan pembayaran pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sintang hingga hari ini telah mencapai 42 persen dari target delapan ratus miliar rupiah lebih tahun 2022  untuk tiga Kabupaten Wilayah Timur Kalimantan Barat, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sintang Taufik menjelaskan ada beberapa sektor pendukung utama seperti kelapa sawit, konstruksi/ pemasaran dan perdagangan, sedangkan strategi yang dilakukan dalam pencapaian target ini diantaranya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi serta meningkatkan pengawasan, ada yang secara khusus mengawasi wajib pajak strategis dan kewilayahan.

Kehadiran Kepala Stasiun RRI Sintang melakukan kunjungan kerja di KPP Pratama Sintang Jum’at 20 Mei 2022 dinilai Taufik menjadi angin segar dalam upaya memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai wajib pajak melalui siaran RRI.

Menurut Taufik RRI Sintang sebagai media penyampai informasi dan edukasi sangat efektif dan efisien karena bisa menjangkau hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Sintang sehingga KPP Pratama Sintang bisa bersinergi dengan RRI Sintang untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat atau wajib pajak tentang berbagai hal terkait perpajakan.

“kita menggandeng media dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, nah...kunjungan kerja hari ini kami sangat menyambut baik, kita ada ruang untuk menyampaikan sosialisasi dan edukasi di RRI Sintang,” kata Taufik, Jum’at (20/5/2022).

Dalam kesempatan yang sama Kepala Stasiun RRI Sintang Agustini menyampaikan sinergitas antara RRI dan pihak lain baik Pemerintah Daerah maupun pihak swasta merupakan hal penting, RRI memfasilitasi penyampaian informasi langsung dari nara sumber kepada masyarakat.

“Sebenarnya kalau mau sosialisasi itu kan bisa penyiar baca....namun RRI mengadirkan nara sumber yang bisa dipercaya berbicara dan menyampaikan langsung kepada masyarakat, sehingga tidak ada keraguan dari masyarakat dalam kebenaran informasi,” kata Agustini. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar