Bumdesma Lestar , Buka Akses Desa Terisolasi di Kayan Hulu

KBRN, Sintang: Tujuh Puluh Persen Desa di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat masih ditempuh hanya dapat melalui jalur Sungai.

Camat Kayan Hulu Yudius mengatakan untuk membuka akses jalan darat menuju Desa yang masih terisolasi ini, tiga puluh satu Desa di Kecamatan Kayan Hulu membentuk badan usaha bersama milik Desa (Bumdesma) Lestari, melalui penyertaan modal untuk pembelian alat berat maka akan mempermudah dalam membuka akses jalur transportasi darat.

Alat berat ini telah di launching oleh Bupati Sintang jarot Winarno Senin 16 Mei 2022 di Desa Merahau Permai kecamatan kayan Hulu.

“Bupati Sintang menyambut baik terbentuknya BUMDESMA di Kecamatan ini sebagai langkah tepat dalam meningkatkan potensi sumber daya ekonomi di Kecamatan kayan Hulu, alat berat ini agar dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka Desa yang masih terisolasi,” kata Yudius, Selasa (17/5/2022).

DiKecamatan kayan Hulu kata Yudius rata-rata menggunakan jalur Sungai, tiga jalur Sungai yaitu jalur Sungai Payak, Sungai Tebidah dan Sungai Kayan, tentunya menjadi tantangan bagi masyarakat ketika musim kemarau maupun saat banjir besar.

Desa Nanga Sampang, Desa Tanjung Miru dan Tapang Menua merupakan Desa yang sulit dijangkau, memerlukan jarak tempuh dua hingga tiga hari dalam perjalanan menuju pusat Kecamatan.

“Kita bersyukur dengan adanya alat berat ini maka Desa yang masih terisolasi akan menjadi Desa terang akses menuju pusat Kecamatan,” tambah Yudius.

Empat Desa di jalur payak dan Sungai tebidah adalah Desa yang pertama akan dibuka akses jalannya dengan jarak tempuh sekitar 48 kilo meter.(Tin)  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar