Jembatan Gantung Empoyang Rubuh Diterjang Banjir, Akses Transportasi Lumpuh

KBRN, Sintang: Jembatan gantung di desa Emponyang kecamatan Kayan Hulu  kabupaten Sintang ambruk diterjang banjir, jembatan gantung ini merupakan akses utama yang sangat penting untuk masyarakat dari sejumlah desa.

Camat Kayan Hulu Yudius berharap robohnya jembatan ini agar ditangani Pemkab Sintang sesegera mungkin karena ini jembatan akses utama dari empoyang ke merahau nanga payak dan sekitarnya.

“ Kami berharap pemkab Sintang segera menangani. Saya minta aparatur desa dan warga agar sisa-sisa material jembatan segera mungkin diamankan supaya ketika ada kendaraan sungai yang lewat tidak menggangu kalau talinya masih ada di sungai," harap Yudius, jumat (13/5/2022)

Yudius berharap  jembatan segera dibangun ulang, dengan pondasi rangka baja agar bertahan lama.

Sebagian besar material jembatan yang baru selesai dibangun tersebut hanyut terbawa arus. Akibatnya, akses transportasi darat sejumlah desa ke kota kecamatan Kayan Hulu lumpuh.

Jembatan Emponyang rubuh diterjang banjir bandang pada 9 Mei 2022 malam. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan darat dari desa Emponyang, Nanga Payak, Merahau Permai menuju Kecamatan Kayan Hulu.

"Jembatan baru selesai dibangun 3 bulan lalu dana APBD. Sebagian besar material jembatan hanyut terbawa arus," kata Yudius.

Sementara kepala Desa Emponyang, Andri berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan gantung yang rusak diterjang banjir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar