Temuan Kasus Covid-19 di Sintang, Camat Sintang Minta Lansia Segera Vaksin

KBRN, Sintang : Camat Sintang, Siti Musrikah meminta warga terutama warga Kecamatan Sintang untuk segera mengikuti program vaksinasi yang diprogramkan oleh pemerintah. Meski capaian vaksinasi di Kacamatan Sintang sudah melampaui target yang dicanangkan namun Pemerintah masih terus menggenjot capaian vaksinasi guna segera bisa mencapai herd immunity agar kemudian masyarakat bisa fokus pada peningkatan ekonomi.

Kepada warga yang masih ragu untuk mengikuti program vaksinasi, Siti Musrikah mengatakan bahwa dirinya juga merupakan satu dari sekian banyak warga yang telah divaksin dan tidak terjadi apa-apa setelah divaksin. “Mengikuti program vaksinasi ini ibaratnya kita sedang menyiapkan tameng atau menyaipkan SIM sebelum berkendara. Anda harus vaksin sebelum anda sakit, anda harus sedia paying sebelum hujan. Saya sudah merasakan sendiri, setelah divaksin tidak ada efek apapun. Jadi intinya jangan beralasan bahwa sekarang saya belum perlu tetapi suatu saat ketika anda sedang memerlukannya vaksin tetapi sudah berbayar. Kan sayang harus membayar vaksin pertama, kedua dan ketiga,” ujar Siti Musrikah.

Kecamatan Sintang sendiri memang cukup gencar menyelenggarakan program vaksinasi, sejumlah instansi bahkan mengadakan gebyar vaksinasi di kantor-kantor mereka dan memberikan doorprize kepada warga yang mau mengikuti program vaksinasi. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah guna mendukung percepatan vaksinasi. Target utama vaksinasi saat ini adalah para lansia yang masih cukup rendah partisipasinya dalam mengikuti program vaksinasi.

Temuan kasus terbaru di Kabupaten Sintang seperti yang diutarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh pada Rabu (26/1/2022) ditemukan 8 kasus covid-19 dan 4 diantaranya adalah lansia.

Siti Musrikah meminta agar warga tidak termakan isu yang tidak benar terkait vaksinasi dan meminta warga untuk tidak mendiagnosis diri sendiri tidak bisa menerima vaksin, menurut Siti Musrikah untuk menentukan apakah yang bersangkutan bisa menerima vaksin atau tidak adalah petugas kesehatan yang selalu ada saat vaksinasi dilaksanakan. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar