Dianggap Lecehkan Masyarakat Kalimantan, DAD Kapuas Hulu Laporkan Edy Mulyadi ke Polres

KBRN, Kapuas Hulu : Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu mendatangi Polres Kapuas Hulu, selasa (25/1/2022) menyampaikan pernyataan sikap terhadap dugaan penghinaan kepada masyarakat Kalimantan oleh Edy Mulyadi dan kawan-kawan yang beberapa hari ini viral di media sosial.

Ketua DAD Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero saat membacakan 4 pernyataan sikap DAD Kapuas Hulu menyampaikan Dewan Adat Dayak Kabupaten Kapuas Hulu mengutuk keras pernyataan Edy Mulyadi dan kawan-kawan yang telah menghina dan merendahkan martabat masyarakat Kalimantan dengan kata-kata yang tidak pantas seperti hanya monyet, kuntilanak dan genderuwo yang mendiami pulau Kalimantan serta mengatakan pulau Kalimantan sebagai tempat pembuangan anak jin.

“Masyarakat Kalimantan bukanlah monyet, kuntilanak dan Genderuwo dan pulau Kalimantan bukan tempat pembuangan jin. Kami meminta kepada saudara Edy Mulyadi dan kawan-kawannya untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada seluruh penduduk Kalimantan,” katanya.

Antonius mengatakan dalam pernyataan tersebut DAD Kapuas Hulu juga meminta Kepolisian Republik Indonesia agar segera menangkap Edy Mulyadi dan kawan-kawan agar diproses secara hukum pidana dan hukum adat Kalimantan.

Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi menyatakan pihaknya mendukung atas pernyataan sikap dari DAD Kabupaten Kapuas Hulu terkait ujaran kebencian yang diucapkan Edy Mulyadi dan kawan-kawannya dan Polres Kapuas Hulu akan menyampaikan kepada pimpinan pernyataan sikap yang telah disampaikan DAD Kabupaten Kapuas Hulu.

Kedatangan DAD Kabupaten Kapuas Hulu dipimpin langsung oleh Ketua DAD Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero bersama pengurus DAD Kabupaten Kapuas Hulu dan Disambut Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi bersama sejumlah pejabat polres lainnya.(Yos)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar