Vaksinasi Pelajar, Sekolah Dasar di Sintang Berikan Dukungan

KBRN, Sintang: Sejumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat siap mendukung suksesnya capaian target vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun di Kabupaten Sintang.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 6 Sintang Ansela mengatakan sangat mendukung program vaksinasi kepada pelajar di Sekolah ini dengan harapan agar peserta didik memiliki kekebalan tubuh dalam melawan covid-19, pembelajaran tatap muka terbatas dengan pembagian shift maksimal dua jam di Sekolah masih dilaksanakan.

“Kami sangat mendukung upaya Pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19, vaksin kepada anak usia 6 hingga 11 tahun ini merupakan upaya yang dilakukan untuk melindungi anak,” ungkap Ansela, Kamis (20/1/2022).

Sementara itu Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Sintang Junaidah mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan pendekatan kepada orang tua siswa, memberikan pemahaman mengenai pentingnya vaksin covid-19 mengingat pendemi belum berakhir, ditemukan masih ada orang  orang tua siswa di Sekolah ini menolak anaknya diberikan vaksin.

“413 orang jumlah siswa di Sekolah ini, memang ada yang setuju dan ada yang tidak setuju, kami juga tidak bisa memaksa, kami menyampaikan pentingnya vaksinasi covid-19 untuk anak sedangkan untuk pembelajaran masih tatap muka terbatas dengan pembagian shift dua jam sehari setiap kelas, shift pertama masuk jam 07.00 – 09.00 WIB dan shift kedua jam 10.00 - 12.00 WIB” jelas Junaidah.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan akan melakukan cara pendekatan jika masih ada orang tua yang menolak agar anaknya di berikan vaksin.

“Semua pelajar wajib mendapatkan vaksin covid-19 kecuali ada yang memiliki riwayat penyakit tertentu, kami mengharapkan dukungan dari orang tua siswa, sekolah juga memberikan pemahaman kepada orang tua siswa,” kata Lindra Azmar.

Lindra menjelaskan percepatan vaksinasi sebagai persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka penuh ketika kondisi sudah memungkinkan serta guru dan pelajar sudah delapan puluh persen divaksin namun pembelajaran tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan ketat di lingkungan sekolah salah satunya jaga jarak yang memerlukan ruang kelas memadai sedangkan sekolah di Kabupaten Sintang masih ada kondisi ruang kelas yang masih terbatas. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar