Sinto :  Dua Orang  Lansia Terpapar Corona , Tanpa Ada Riwayat Vaksin

KBRN,Sintang : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr Harysinto Linoh mengatakan saat ini ada dua pasien lansia yang dirawat lantaran terinveksi virus corona. Menurutnya, kedua pasien ini tidak memilki riwayat vaksin.

"Kita baru-baru ini masih merawat pasien covid-19, lansia semua, ada 2 sekarang dan tidak ada riwayat vaksin," kata Sinto, Rabu (19/1/2022).

Sinto menyayangkan masih banyak lansia yang belum divaksin Covid-19. Saat ini saja, capaian vaksinasi lansia belum mencapai target 60 persen.

"Untuk lansia, banyak yang belum divaksin. Vaksinasi lansia baru diangka 57 persen, target kita 60 persen," katanya.

Sinto berharap lansia tidak menganggap diri sendiri tak layak divaksin dengan berbagai alasan. Menurutnya, lansia cukup datang ke Dinkes Sintang atau puskesmas terdekat untuk discreening oleh tim medis untuk mengetahui layak atau tidak divaksin.

"Saya harapkan lansia jangan menganggap diri sendiri tidak layak divaksin. Biarkan nanti tenaga medis yang menentukan apakah bisa divaksin atau tidak. Ada yang bilang, 'saya punya darah tinggi, punya kencing manis, pernah stroke, sakit jantung jadi saya tidak bisa divaksin'. Tidak boleh begitu. Datang aja ke puskesms atau Dinkes , biar diperiksa," harap Sinto.

Lansia kata Sinto menolak divaksin dengan berbagai alasan. Sebagian lansia menolak karena mereka menganggap tidak ada kepentingan ke luar kota dan sudah tua.

"Yang lansia pun begitu, mau divaksin jawabnya, 'Ah saya sudah tua, saya pun ndak ke mana-mana, mau mati matilah', Banyak (alasan seperti) itu, ada yang didatangi teman-teman puskemas dor to dor begitu kita datangi, dia ngumpet di dapur, takut divaksin, anak dan menantunya tidak berani bujuk," kata Sinto.

Sinto meminta dukungan dari semua pihak untuk memberikan pemahaman bagi lansia agar bersedia divaksin. Menurutnya, peran perempuan sangat penting untuk kesuksesan vaksinasi guna pencegahanCovid 19.(Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar